Skuad Garuda kembali mendapatkan kesempatan emas beberapa menit berselang. Lewat serangan balik, Witan Sulaeman menggiring bola ke sisi kiri penalti Thailand sebelum melepaskan umpan silang datar ke kotak penalti.
Sayangnya, Egy Maulana Vikri tidak mampu menjangkau umpan tersebut sehingga peluang yang didapat Indonesia harus berakhir sia-sia.
Thailand yang bermain dengan formasi 4-5-1 terlihat lebih banyak melancarkan serangan melalui sisi kiri dengan tujuan mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Indonesia yang dijaga Asnawi Mangkualam.
Di menit ke-38, Timnas Indonesia mendapat peluang emas. Witan Sulaeman melakukan tekanan kepad kiper Thailand hingga mampu merebut bola.
Namun, di hadapan gawang kosong, tendangan mendatar Witan Sulaeman secara mengejutkan gagal masuk ke gawang. Bola cuma membentur tiang kiri gawang sebelum keluar lapangan.
Sengitnya laga membuat skor 0-0 pada akhirnya tidak berubah hingga wasit meniup peluit tandang berakhirnya babak pertama.
Di babak kedua, Timnas Indonesia bermain begitu menekan. Determinasi Asnawi Mangkualam dari sisi kanan berhasil membuahkan hadiah penalti usai sepakkan kerasnya mengenai tangan Theerathon Bunmathan.
Marc Klok selaku algojo berhasil mengesekusi tendangan penalti dengan baik pada menit ke-49. Dia melepaskan tembakkan ke sisi kanan yang berhasil mengecoh kiper Thailand.
Indonesia terlihat tampil lebih nyaman pasca unggul 1-0. Sisi kiri pertahanan Thailand terus dijadikan incaran untuk melancarkan serangan dengan mengandalkan kerjasama Asnawi, Yakob Sayuri dan Witan Sulaeman.
Baca Juga: Ngeri! Penampakan Bus Timnas Thailand yang Rusak Diserang Massa: Di Mana Tim Keamanan?
Thailand kemudian mendapat petaka pada menit ke-63. Pemain pengganti Sanrawat Dechmitr diganjar kotak penalti usai menekel keras Saddil Ramdani.
Unggul jumlah pemain membuat Indonesia kian leluasa melancarkan serangan Thailand. Berkali-kali skuad Garuda berhasil merangsek ke kotak penalti lawan tetapi keputusan atau penyelesaian akhir Witan Sulaeman dan kawan-kawan begitu buruk.
Thailand yang tertinggal coba membangun serangan kendati kalah jumlah pemain. Mereka mampu merepotkan barisan pertahanan Indonesia melalui umpan-umpan silang baik saat play on maupun bola mati.
Thailand mendapat peluang berbahaya pada menit ke-72. Melalui serangan balik dari sisi kiri, Teerasil Dangda mendapatkan bola di kotak penalti. Untungnya, Nadeo masih mampu mengamankan bola.
Skuad Garuda memperagakan serangan balik cepat nan cantik pada menit ke-74. Berawal dari Rachmat Irianto yang memotong bola Thailand, gelandang Persib itu melepaskan umpan ke sisi kiri yang dihuni Sayuri.
Sayuri melakukan kerjasama satu dua dengan Witan Sulaeman. Umpan terobosan dari pemain AS Trencin itu kemudian langsung disambar Sayuri tanpa kontrol tetapi bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Thailand.
Terus menyerang membuat skuad Garuda lengah. Thailand berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-80 melalui Sarach Yooyen yang melepaskan tembakkan keras dari kotak penalti di mana bola membentur bek timnas Indonesia hingga membuat Nadeo mati langkah.
Bermain dengan 10 orang nyatanya tidak membuat Thailand kehilangan kapasitas untuk menyerang. Mereka justru jadi tim yang lebih berbahaya di 10 menit terakhir waktu normal.
Indonesia dan Thailand beberapa kali coba melancarkan serangan di menit-menit akhir. Namun, skor sama kuat 1-1 pada akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda rampungnya laga.
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand
Timnas Indonesia (4-2-3-1): Nadeo Argawinata: Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Jordi Amat, Pratama Arhan; Marc Klok, Rachmat Irianto (Ricky Kambuaya, 75'); Witan Sulaeman (Muhammad Rafli, 75'), Yakob Sayuri, Egy Maulana Vikri (Saddil Ramdani, 59'); Dendy Sulistyawan (Marselino Ferdinan, 87').
Pelatih: Shin Tae-yong.
Thailand (4-5-1): Kittipong Phoothawchuek; Sasalak Haiprakhon, Pansa Hemviboon, Kritsada Kaman, Subhanan Bureerat; Bordin Phala (Peeradon Chamratsamee, 81'), Sarach Yooyen, Channarong Promsrikaew (Sanrawat Dechmitr, 46'), Theerathon Bunmathan, Ekanit Panya; Teerasil Dangda (Adison Kraisorn, 73').
Pelatih: Alexandre Polking.
Tag
Berita Terkait
-
Babak 1 Indonesia vs Thailand: Witan Gagal Cetak Gol di Posisi Bebas, Shin Tae-yong Kecewa
-
Bikin Geram! Aksi Kampungan Pelaku Penyerangan Bus Thailand: Perilaku Bodoh yang Memalukan
-
Publik Murka Bus Timnas Thailand Diserang: Masih Berharap Indonesia Masuk World Cup?
-
Hasil Timnas Indonesia vs Thailand: Sengit, Laga Masih 0-0 di Babak Pertama
-
Hasil Babak Pertama Indonesia vs Thailand: Witan Kerasukan Hansamu, Gagal Cetak Gol ke Gawang Kosong
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara