Suara.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah mengumumkan daftar nominasi pemain terbaik FIFA atau FIFA The Best 2022. Dari 14 nama yang masuk, tidak ada Cristiano Ronaldo.
Penghargaan pemain terbaik FIFA rutin digelar setiap tahunnya tak terkecuali pada 2022 ketika bergulirnya kompetisi paling akbar yakni Piala Dunia di Qatar akhir tahun lalu.
Sebanyak 14 nama pesepak bola telah diumumkan FIFA sebagai nominator pemain terbaik 2022. Nama-nama beken seperti Lionel Messi hingga Robert Lewandowski masih masuk daftar ini.
Namun, striker gaek timnas Portugal yang kini berseragam klub Arab Saudi Al Nassr, yakni Cristiano Ronaldo, tidak lagi terlihat dalam daftar nominasi ini.
Salah satu alasan CR7 yang hengkang dari Manchester United akhir tahun lalu tak masuk daftar ini adalah menurunya performa sang striker.
Merujuk laman Transfermarkt, Cristiano Ronaldo hanya mampu mencetak tiga gol dan dua assist dalam 16 pertandingan bersama Manchester United.
Di sisi lain, rival Ronaldo yakni Lionel Messi kembali bangkit setelah musim pertama yang sulit bersama Paris Saint-Germain (PSG). Musim ini, La Pulga menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Bersama PSG musim ini, Messi telah mencatatkan 20 penampilan dengan torehan 13 gol dan 14 assist. Sementara itu, dia juga berhasil membantu Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 dengan torehan torehan tujuh gol yang mengantarnya menjadi pemain terbaik turnamen.
Berikut Daftar Nominasi Pemain Terbaik FIFA 2022:
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bantu Manchester United Boyong Striker Belanda Musuh Lionel Messi
- Julian Alvarez (Argentina/Manchester City)
- Jude Bellingham (Inggris/Borussia Dortmund)
- Karim Benzema (Prancis/Real Madrid)
- Kevin De Bruyne (Belgia/Manchester City)
- Erling Haaland (Norwegia/Manchester City)
- Achraf Hakimi (Maroko/PSG)
- Vinícius Junior (Brasil/Real Madrid)
- Robert Lewandowski (Polandia/Barcelona)
- Sadio Mané (Senegal/Bayern Munich)
- Kylian Mbappé (Prancis/PSG)
- Lionel Messi (Argentina/PSG)
- Luka Modri (Kroasia/Real Madrid)
- Neymar (Brasil/PSG)
Berita Terkait
-
Kongres Biasa PSSI Dipantau Langsung FIFA dan AFC
-
Daftar Negara yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Maret 2023, Salah Satunya Selandia Baru
-
Viral Skill Lionel Messi Kontrol Bola Tingkat Dewa, Publik Dunia Auto "Sembah"
-
Ronaldo Dinilai Berzina di Arab Saudi karena Kumpul Kebo, Ustadz Yusuf Mansur Dicolek: Gimana Dong?
-
Korban 'Dzalim' Al Nassr, Vincent Aboubakar Sudah Sadar Lionel Messi Lebih Baik dari Ronaldo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat
-
Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?
-
Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?
-
3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar
-
Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
-
Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!
-
Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten
-
CKG 2026 Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru pada Peserta yang Tahun Lalu Dinyatakan Sehat