Suara.com - Berikut profil klub FC St. Pauli yang dikabarkan berminat untuk memboyong penyerang muda PSM Makassar, Ramadhan Sananta. St. Pauli merupakan klub yang saat ini berkompetisi di kasta kedua Liga Jerman alias 2. Bundesliga.
Ketertarikan St. Pauli kepada Ramadhan Sananta berasal. Menurut @Zwulfulf, akun Twitter yang berbahasa Jerman, menyebut klub 2.Bundesliga itu memang sedang mengamati Ramadhan Sananta.
Munculnya kabar ini tidak terlepas dari performa menawan Sananta bersama Juku Eja. Musim ini ia sudah mencetak 5 gol dari 8 penampilannya di Liga 1.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PSM Makassar atau agen Ramadhan Sananta. Namun, sang pemain memang masih terikat kontrak bersama klub asal Sulawesi Selatan itu.
Lantas, seperti apa sepak terjang dari FC St. Pauli ini? Berikut ulasan profilnya!
Profil FC St. Pauli
St. Pauli merupakan salah satu klub tertua di Jerman yang sudah berdiri sejak 15 Mei 1910. Mereka bahkan disebut sebagai organisasi olahraga terbesar yang ada di Jerman.
Pasalnya selain sepak bola, St. Pauli juga menaungi beberapa klub di olahraga lain seperti Rugby, Baseball, Bowling, Sepeda, Catur, Handball, Softball, hingga klub Marathon dan lain-lainnya.
FC St. Pauli bahkan sudah memiliki 27 ribu anggota per November 2018. Namun demikian, prestasi mereka di sepak bola Jerman tak terlalu impresif.
Baca Juga: Fakta Timnas Jepang Didominasi Pemain Bundesliga, Termasuk Pencetak Gol Kemenangan Lawan Jerman
Saat ini mereka berkompetisi di 2. Bundesliga atau kasta kedua Liga Jerman. Selama berada di kasta ini, mereka sekali menjadi juara dan tiga kali menjadi runner-up. Namun FC St. Pauli beberapa kali mampu menjuarai divisi bawah.
Dalam perjalanan klub, FC St. Pauli baru sekali merasakan bermain di Bundesliga atau kasta tertinggi yaitu pada musim 2010/11.
Namun cuma satu musim mereka di Bundesliga karena langsung terdegradasi usai cuma menempati peringkat ke-18 klasemen akhir musim.
Saat ini, St. Pauli dilatih oleh Fabian Hurzeler. Perjalanan mereka di 2.Bundesliga 2022/23 cukup impresif karena sementara menempati peringkat ke-5 dari 18 tim.
Untuk kandang, FC St. Pauli bermarkas di Millerntor-Stadion yang punya kapasitas 29 ribu penonton.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Dibantai PSM Makassar, Seto Nurdiantoro Soroti Lini Pertahanan PSS Sleman
-
Hasil BRI Liga 1: PSM Makassar Libas PSS Sleman 4-0, Ramadhan Sananta Cetak Brace
-
Lama Absen, Momen Sebastien Haller Cetak Hattrick Hanya dalam 7 Menit
-
3 Alasan Bernardo Tavares Layak Jadi Pelatih Timnas Indonesia Gantikan Shin Tae-yong
-
Klasemen BRI Liga 1: PSM Juara Paruh Musim, Persaingan Papan Atas Super Ketat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya