Suara.com - Bek Olympique Marseille, Eric Bailly dijatuhi skors tujuh pertandingan akibat pelanggaran keras terhadap pemain Hyeres Almike Moussa N'Diaye pada pertandingan putaran 64 besar Piala Prancis.
Akibat pelanggaran tersebut, N'Diaye harus menerima perawatan intensif. Bailly sendiri telah mendapat kartu merah pada pertandingan yang dimainkan pada 7 Januari silam tersebut.
Bailly yang musim ini dipinjam Marseille dari Manchester United telah menjalani skors dua laga dari tujuh pertandingan tersebut, yakni saat Marseille berhadapan dengan Troyes dan Lorient.
Pemain Pantai Gading tersebut langsung diusir wasit pada menit ke-15, akibat kakinya kedapatan menghantam dada N'Diaye.
Diaye langsung ditandu keluar lapangan sebelum mendapat perawatan di unit perawatan intensif di suatu rumah sakit, yang berada dekat dengan Stadion Francis-Turcan di Martigues, selatan Prancis.
Ia kemudian dibawa ke rumah sakit lain di Marseille, yang berjarak sekira 400 kilometer. N'Diaye diketahui menderita patah tulang rusuk akibat sepakan Bailly. Bailly juga telah mengunjungi N'Diaye untuk meminta maaf.
Marseille sendiri memenangi laga tersebut dengan skor 2-0, dan akan bermain melawan tim strata teratas lainnya Rennes pada putaran 32 besar pada Jumat (20/1).
[AFP / Antara]
Berita Terkait
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah