Suara.com - Frank Lampard dipecat Everton sebagai kisah yang menyedihkan untuk legenda Chelsea itu. Frank Lampard membawa Everton makin jelek dengan kekalahan 9 kali dalam 12 pertandingan.
Bahkan Everton hampir zona degradasi Liga Inggris. Pengumuman itu sudah resmi dilempar ke publik.
Dikutip dari ESPN, Lampard ditunjuk sebagai manajer di Goodison Park pada 31 Januari 2022.
"Semua orang di Everton ingin berterima kasih kepada Frank dan staf pelatihnya atas layanan mereka selama 12 bulan yang penuh tantangan", kata klub dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya juga dia dipecat Rafael Benitez, dan mantan bos Chelsea itu mampu membawa tim menjauh dari degradasi di pekan terakhir musim ini.
Namun penampilan dan hasil Everton musim ini telah menempatkan klub tersebut pada risiko degradasi dari Liga Premier untuk pertama kalinya, mendorong dewan klub untuk memecat pria berusia 44 tahun itu.
Klub Merseyside menderita kekalahan keenam mereka di Liga Premier dalam tujuh pertandingan terakhir dengan kekalahan 2-0 di tangan West Ham United pada hari Sabtu.
Menyusul kekalahan kandang yang melemahkan semangat dari Southampton pekan lalu, dewan direksi klub disarankan untuk tidak hadir karena "ancaman nyata dan kredibel terhadap keselamatan dan keamanan mereka."
Everton berada di posisi ke-19 di klasemen liga dengan 15 poin, terpaut dua poin dari zona aman. Pertandingan mereka berikutnya adalah melawan pemimpin liga Arsenal pada 4 Februari sebelum bertandang ke rival sengitnya Liverpool untuk derby Merseyside seminggu kemudian.
Baca Juga: Eddie Howe: Semifinal Piala Liga Inggris Tak Cukup untuk Newcastle United
Everton mengumumkan bahwa asisten Joe Edwards, Paul Clement, Ashley Cole dan Chris Jones juga telah meninggalkan klub.
Alan Kelly akan tetap sebagai pelatih kiper.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan