- Lebih dari 30 pejabat Federasi Sepak Bola Korea terseret dalam kasus suap seksual dan penunjukan pelatih tim nasional.
- Pemerintah dan kepolisian Korea Selatan menyelidiki praktik suap wasit periode 2011–2012 serta dugaan penyimpangan penunjukan Hong Myung Bo.
- Penyelidikan yang melibatkan mantan Ketua KFA Chung Mong Gyu ini telah berkembang menjadi sembilan kasus berbeda.
Suara.com - Dunia sepak bola Korea Selatan diguncang skandal besar.
Lebih dari 30 pejabat dan petinggi federasi dilaporkan masuk dalam pusaran dua kasus berbeda yang kini kembali disorot publik dan otoritas setempat.
Laporan media Korea seperti Segye, Daum, dan JTBC mengungkap dugaan praktik suap seksual kepada wasit internasional yang melibatkan Federasi Sepak Bola Korea (KFA) pada periode 2011–2012.
Kasus ini sebenarnya sudah tercatat dalam dokumen investigasi Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata sejak 2016, namun baru mencuat luas ke publik belakangan ini.
Surat kabar Hani menyebutkan, sedikitnya 23 pejabat KFA telah diperiksa dalam kasus tersebut.
Dana yang digunakan dalam praktik ilegal itu juga telah ditarik kembali oleh otoritas, meski penyelidikan sebelumnya tidak menghasilkan kesimpulan final.
“Bukti-bukti dikumpulkan melalui kantor seorang anggota parlemen,” tulis laporan Hani.
Pemerintah Korea Selatan disebut tengah mendorong agenda bersih-bersih sepak bola usai Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, skandal berbeda juga menyeret KFA.
Baca Juga: 5 Serum Korea yang Bikin Wajah Glowing, Cocok untuk Menyamarkan Noda Hitam
Kepolisian Korea Selatan melakukan penggeledahan terkait dugaan penyimpangan dalam proses penunjukan pelatih tim nasional pria, Hong Myung Bo.
Kasus ini turut menyeret mantan Ketua KFA periode 2013–2026, Chung Mong Gyu.
Menurut laporan Kyeonggi, penyelidikan ditangani oleh unit kejahatan finansial Seoul.
Hingga kini, penyidikan telah melebar ke sedikitnya sembilan kasus berbeda yang melibatkan pejabat lama maupun aktif KFA, dengan potensi jumlah bertambah.
Jika digabungkan, kedua skandal tersebut menyeret puluhan tokoh penting sepak bola Korea Selatan lintas generasi.
Berita Terkait
-
5 Serum Korea yang Bikin Wajah Glowing, Cocok untuk Menyamarkan Noda Hitam
-
Ulasan Ghost Doctor: Menggali Makna Empati dan Kemanusiaan di Dunia Medis
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Rilis Trailer, Choi Min-sik Rajin Jadi Anak Magang Han So-hee di The Intern
-
Ulasan Recipe for Farewell: Memaknai Perpisahan Lewat Sepiring Masakan
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa
-
Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib
-
HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas
-
5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace
-
Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain
-
Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T
-
Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening
-
Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Pejabat Mengaku Patungan THR Forkopimda dari Uang Pribadi