Suara.com - Setelah dalam beberapa waktu terakhir sempat memberikan sinyal menyerah, manajer Manchester City, Pep Guardiola kini dengan gamblang menyatakan bahwa timnya sudah kehilangan harapan untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris.
Guardiola menyebut Manchester City sudah tidak dalam posisi untuk berpikir menjadi juara Liga Inggris 2022/2023, menyusul kekalahan 0-1 di kandang Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-22, Senin (6/2/2023) dini hari WIB.
The Citizens --julukan Manchester City-- gagal meraih poin akibat gol tunggal Harry Kane untuk Tottenham pada menit ke-15.
Manchester City, yang menelan kekalahan keempatnya di Liga Inggris musim ini, pun gagal memanfaatkan kekalahan yang diderita pemuncak klasemen sementara, Arsenal dengan skor 0-1 dari tuan rumah Everton sehari sebelumnya.
Imbasnya, selisih Manchester City dengan Arsenal tetap lima poin, dengan Manchester City juga sudah memainkan satu laga lebih banyak ketimbang rivalnya itu.
Sejatinya musim masih panjang dan tentunya gap lima angka tersebut masih sangat mungkin untuk dikejar, namun Guardiola tanda tedeng aling-aling menyatakan bahwa Manchester City sudah kehilangan asa untuk juara lagi musim ini.
Entah ini sekadar psywar belaka atau tidak, yang pasti pelatih berkepala plontos asal Spanyol tersebut nampak kecewa berat dengan kekalahan skuadnya di markas Tottenham.
"Kami tidak dalam posisi untuk memikirkan menjadi juara. Kami kehilangan asa ataupun harapan itu. Kami harus realistis. Anda boleh bilang kami menyerah dalam perburuan titel (musim ini), Anda bisa menginterpretasikannya sesuka Anda," ucap Guardiola tak bisa menyembunyikan kegalauannya.
"Untuk titel (Liga Inggris), kami sudah melupakannya. Jujur saja, yang kami bisa lakukan saat ini hanya memikirkan pertandingan berikutnya dan berbenah. Karena ini tak cukup bagus sama sekali," keluhnya seperti dilansir Sky Sports, Senin.
Baca Juga: Manchester City Tumbang Lagi, Erling Haaland Diklaim Salah Pilih Klub
"Tottenham memiliki tim yang fantastis, dan mereka menghukum kami. (Kita harus) memberikan banyak penghargaan kepada mereka," tukasnya.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Lamine Yamal dan Erling Haaland: Wajah Baru Pemain Termahal Dunia
-
Dibuang Xabi Alonso, Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang