Suara.com - PSIS Semarang berhasil mengamankan tiga poin di pekan ke-24 BRI Liga 1 usai mengalahkan Dewa United, yang diperkuat talenta muda Indonesia Egy Maulana Vikri, dengan skor tipis 3-2.
Dengan hasil laga di Stadion Jatidiri, Senin (13/2/2023), PSIS Semarang yang kini mengantongi 32 poin beranjak ke posisi delapan klasemen sementara BRI Liga 1. Sementara Dewa United tertahan di posisi 13 dengan 26 poin.
Jalannya Pertandingan
Berstatus sebagai tuan rumah, PSIS Semarang sempat kesulitan mengembangkan permainan di awal pertandingan. Dewa United yang tampil penuh percaya diri, menekan sejak pluit kick-off dibunyikan.
Bahkan di menit ke-7 dan 8, tim tamu mendapat peluang lewat Karim Rossi. Namun, keduanya gagal dikonversi menjadi gol.
Selepas peluang Dewa United tersebut, perlahan tapi pasti PSIS Semarang mulai menebar ancaman. Di menit ke-11, pergerakan Hari Nur Yulianto sempat membuat barisan belakang tim tamu ketar-ketir, namun hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Lewat skema serangan balik cepat, beberapa kali ancaman yang ditebar PSIS membuat barisan belakang Dewa United kewalahan. Meski mereka masih mampu menghadang.
Kegigihan para pemain Mahesa Jenar akhirnya membuahkan peluang emas setelah wasit menunjuk titik penalti usai Hari Nur dilanggar Mitrevski.
Taisei Marukawa yang maju sebagai algojo tidak mensia-siakan peluang tersebut dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 di menit 36.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Persebaya Taklukkan PSS Sleman 4-2, Ze Valente Cetak Brace
Hanya berselang tujuh menit, gawang Dewa United kembali bergetar. Menerima umpan dari Taisei, Hari Nur sukses menggandakan keunggulan Mahesa Jenar 2-0 yang bertahan hingga turun minum.
Gol tersebut sempat diprotes oleh ofisial tim tamu yang menyebut Hari Nur berada dalam posisi offside. Namun wasit melihatnya berbeda.
Enam menit bola bergulir di babak kedua, Dewa United berhasil memangkas jarak. Gol Karim Rossi di menit 51 mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Namun, hanya berselang dua menit, PSIS kembali menjauh. Hari Nur mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-1 di menit 53.
Atmosfer pertandingan kian memanas. Kedua tim semakin intens bertukar serangan. Dewa United pun mendapat peluang emas lewat titik penalti di menit 67.
Risto Mitrevski yang bertindak sebagai eksekutor dengan tenang menunaikan tugasnya dengan baik dan mengubah kedudukan menjadi 3-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?