Suara.com - Belakangan ini pelatih dan mantan pelatih Manchester United, yakni Erik ten Hag dan Sir Alex Ferguson, melakukan pertemuan. Pertemuan antara dua pelatih tersebut jelang leg kedua Play off babak 16 besar Liga Eropa 2022/2023 antara Manchester United vs Barcelona, Jumat (24/3).
Dalam foto yang beredar di dunia maya, Ten Hag dan Sir Alex bersua di sebuah restoran dan tengah menikmati makan malam sambil bercengkerama.
Hal ini membuat banyak pihak bertanya-tanya. Pasalnya, momen ini terjadi sebelum laga panas antara Man United vs Barcelona.
Di tengah pertanyaan yang mengemuka tersebut, Ten Hag pun menjawab rasa penasaran khalayak ramai soal pertemuannya dengan Sir Alex di restoran itu.
Eks pelatih Ajax Amsterdam ini menyebutkan bahwa pertemuan ini hanya momen bercengkerama seperti biasa, di mana Sir Alex berbagi pengalamannya di Man United kepada suksesornya itu.
“Dia (Sir Alex) ingin berbagi, dia ingin membantu. Anda akan merasakan bahwa Manchester United adalah timnya, dia merasa berkomitmen,” ujar pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Ten Hag menuturkan bahwa ia senang bisa berbincang-bincang dengan pendahulunya di Man United itu dan tak sabar bisa bercengkerama lagi di lain waktu.
“Itu adalah malam yang hebat dan saya tak sabar untuk melakukannya (bercengkerama) dengannya di malam yang lain,” tutur Ten Hag.
Adanya pertemuan ini pun menjadi berkah tersendiri bagi Erik ten Hag untuk bisa membawa Man United kembali ke jalur kejayaan.
Baca Juga: Qatar Tawar Manchester United, Masa Depan PSG Jadi Tanda Tanya Besar
Sebab, Sir Alex merupakan sosok yang bertanggung jawab atas kesuksesan Man United di era lampau hingga saat ini.
Selama 27 tahun lamanya, Sir Alex mampu membawa Man United meraih gelar Premier League atau Liga Inggris sebanyak 13 kali.
Selain itu, Sir Alex juga membawa Man United meraih dua gelar Liga Champions, lima gelar Piala FA, empat gelar Piala Liga Inggris, dan menjuarai ajang-ajang kontinental maupun di dunia.
Dengan pertemuan bersama sosok besar seperti Sir Alex, Ten Hag pun diyakini mendapat restu dan dukungan darinya untuk mengakhiri puasa gelar Man United yang berlangsung sejak 2017.
Kesempatan itu terbuka bagi Ten Hag mengingat Man United akan melakoni final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup 2022/2023 melawan Newcastle United, Minggu (26/2).
Namun sebelum melakoni final tersebut, Man United akan menjalani laga hidup mati melawan Barcelona, untuk menentukan bisa lolos ke babak 16 besar Liga Eropa 2022/2023.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
Terkini
-
AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit
-
Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'
-
Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa
-
Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang
-
Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?
-
Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla