Suara.com - Manajer Manchester United, Erik ten Hag menyoroti keputusan wasit Anthony Taylor saat timnya ditahan imbang Southampton tanpa gol di Old Trafford, Minggu (12/3/2023) malam WIB.
Dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris 2022-2023 itu, Manchester United harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-34 setelah Casemiro mendapat kartu merah langsung.
Gelandang asal Brasil itu menerima kartu merah kedua sepanjang kariernya di klub setelah melakukan tekel keras kepada pemain Southampton Carlos Alcaraz.
Erik ten Hag mengisyaratkan bahwa kartu merah Casemiro bisa saja diperdebatkan tetapi dia memilih menyoroti keputusan wasit yang tak memberikan Setan Merah penalti saat pemain Southampton melakukan handball di kotak terlarang.
"Oh, tentu saja. Tidak ada keraguan [bahwa itu penalti]. Saya tidak mengerti mengapa VAR tidak mengintrupsi itu, karena sebelumnya memang demikian," kata Erik ten Hag dikutip dari laman resmi Manchester United, Senin (13/3/2023).
Meski gagal meraih poin penuh, Ten Hag menegaskan dirinya bangga dengan kerja keras dan semangat tim. Dengan bermain 10 orang di pertengahan babak pertama, Setan Merah dianggap sudah tampil maksimal untuk setidaknya mengamankan poin di Old Trafford.
"Pujian besar untuk tim, mereka menunjukkan karakter besar. Ketika Anda sudah lama bermain dengan 10 lawan 11, dan kami terakhir bermain pada Kamis, sekali lagi tim ini fit secara fisik dan mental," kata Ten Hag.
"Itu adalah penampilan yang hebat dari para pemain kami dan kami [harusnya--Red] bisa memenangkan laga ini."
Hasil imbang kontra Southampton membuat Manchester United kian tertinggal dari rival-rivalnya dalam persaingan gelar juara Liga Inggris 2022-2023.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Chelsea Taklukkan Leicester City, Tottenham Libas Nottingham Forest
Manchester United untuk sementara menduduki urutan tiga klasemen dengan koleksi 50 poin dari 26 pertandingan, terpaut 11 poin dari Manchester City dan 16 poin dari Arsenal di puncak.
Berita Terkait
-
Hasil dan Klasemen Liga Inggris usai MU ditahan Southampton dan Arsenal Lumat Fulham 3-0
-
5 Catatan Penting Man United vs Southampton: Meski Seri 0-0, Rekor-rekor Baru Terus Bertambah Buat Setan Merah
-
Man United 0-0 Soton: Casemiro Skorsing 4 Laga, 'Beckham dan Sule' Nyaris Hapus 'Rekor Invincible' Setan Merah
-
Hasil Liga Inggris: Casemiro Mandi Lebih Cepat, Manchester United vs Southampton Rampung Tanpa Gol
-
Hasil Man Utd vs Southampton: Skor 0-0 Prediksi Meleset Setan Merah Tumpul
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan