Suara.com - Kekuatan Timnas Indonesia bisa terancam berkurang karena Shayne Pattynama absen dalam FIFA Matchday lawan Burundi. Shayne Pattynama masih terkendala persoalan administratif untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia di ajang resmi FIFA.
Shayne Pattynama sebetulnya menjadi salah satu pemain yang diharapkan bisa memberikan kekuatan baru di sektor bek kiri Timnas Indonesia.
Tak hanya itu, pemain berusia 24 tahun ini juga bisa diplot untuk mengisi sektor gelandang.
Absennya Shayne Pattynama pada ajang FIFA Matchday ini jelas menjadi kerugian bagi skuad Garuda.
Sebab, Shayne bisa memberikan variasi baru bagi beberapa sektor di lini pertahanan, terutama menjadi pesaing bagi Pratama Arhan dan Edo Febriansyah.
Apabila Shayne Pattynama tak bisa memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday periode Maret 2023 ini, maka dia akan semakin lama memulai proses adaptasinya bersama skuad Garuda.
Sebab, bek kiri yang sempat mengikuti akademi Ajax Amsterdam ini belum bisa segera memulai proses adaptasinya bersama para pemain lain.
Padahal, Shayne membutuhkan proses yang panjang untuk bisa membangun chemistry bersama Asnawi Mangkualam. Dia juga butuh waktu untuk memahami karakter dan gaya kepelatihan Shin Tae-yong.
Jika Shayne Pattynama bisa bermain pada ajang FIFA Matchday ini, Shin Tae-yong tentunya mendapat kesempatan untuk melihat langsung kemampuan dan kapasitas pemainnya itu.
Baca Juga: Shayne Pattynama Batal Debut di Laga Timnas Indonesia vs Burundi, Yunus Nusi Digeruduk Netizen
Sehingga, STY bakal mendapatkan gambaran kekuatan baru yang bisa ditawarkan Shayne Pattynama untuk memperkuat skuad Merah Putih.
Absennya Shayne jelas menghambat kesempatan Shin Tae-yong untuk menemukan peran terbaik yang bisa diberikan kepada pemain kelahiran Belanda tersebut.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara
-
Demi Tampil Maksimal, Singapura Tiba Lebih Awal Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Ollie Watkins Merasa Aston Villa Beruntung Menang 3-1 atas Bologna
-
Rencana AFC Pindahkan Tuan Rumah Piala Asia U-17 ke China Bisa Rugikan Timnas Indonesia U-17
-
Pelatih Kamboja Sebut Persaingan Grup C Piala AFF U-17 2026 Sangat Ketat
-
Link Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam
-
Dilatih Ali Mustofa, Brunei Darussalam Siap Tampil Maksimal di Piala AFF U-17 2026
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
-
Polemik Paspor: 4 Pemain Timnas Indonesia Pertahankan WNI, 2 Bintang Suriname Kembali ke Belanda
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Kurniawan Benahi Mental dan Intensitas Jelang Piala AFF U-17 2026