Suara.com - Timnas Indonesia bisa naik ke peringkat 148 di ranking FIFA andai bisa mengalahkan Timnas Burundi di laga kedua nanti. Bagaimana perhitungannya?
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia akan menutup agenda FIFA Matchday Maret dengan melakoni laga keduanya melawan Burundi, Selasa (28/3/2023) malam ini pukul 20:30 WIB.
Laga tersebut akan dihelat di tempat yang sama seperti pertemuan pertama, yakni Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Di laga ini, tim besutan Shin Tae-yong punya modal berharga untuk melawan Burundi, yakni berbekal kemenangan di pertemuan pertama.
Di pertemuan pertama, Sabtu (25/3) lalu, skuad Garuda mampu membekuk tim berjuluk Les Hirondelles itu dengan skor 3-1.
Dengan catatan apik di laga pertama itu, Timnas Indonesia pun akan mencoba meraih kemenangan di laga keduanya melawan Burundi.
Namun usaha tim Merah Putih bisa berjalan tak mudah. Sebab, Burundi diyakini tak ingin pulang ke tanahnya tanpa membawa hasil apapun.
Apalagi di laga kedua nanti, Burundi akan menurunkan para pemain terbaiknya, yang bisa jauh berbeda dengan komposisi di laga pertama.
Meski demikian, Timnas Indonesia diyakini akan tetap tampil All-Out guna meraih kemenangan untuk kedua kalinya atas Burundi.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Burundi di Laga Kedua FIFA Matchday, Jordi Amat Incar Clean Sheet
Sebab, kemenangan kedua kalinya atas Burundi bisa membuat ranking Timnas Indonesia melonjak ke peringkat 148 dunia. Bagaimana hitung-hitungannya?
Naik dengan Syarat
Seperti yang diketahui, kemenangan atas Burundi pada Sabtu (25/3) lalu membuat ranking Timnas Indonesia naik dari peringkat 151 ke peringkat 150.
Timnas Indonesia naik ke peringkat ke-150 usai mengantongi 1045,91 poin berbekal kemenangan atas Burundi di pertemuan pertama.
Posisi Timnas Indonesia itu hanya berjarak kurang dari satu poin dengan posisi 149 dunia, yakni Lesotho, yang memiliki 1046,61 poin.
Dengan perbedaan kurang dari satu poin itu, Timnas Indonesia bisa saja cukup meraih hasil imbang untuk menggusur Lesotho di posisi ke-149.
Berita Terkait
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia
-
4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci