- Jet pump dipasang di atas permukaan tanah dan bekerja dengan cara menghisap air dari sumur.
- Pompa submersible ditempatkan di dalam sumur dan bekerja dengan cara mendorong air menuju permukaan.
- Pemilihan jenis pompa air harus disesuaikan dengan kedalaman sumur, debit air, dan kondisi teknis lainnya.
Suara.com - Memilih pompa air untuk sumur dalam perlu mempertimbangkan sistem kerja dan kondisi sumber air. Dua jenis pompa yang sering digunakan adalah jet pump dan pompa celup atau submersible. Keduanya dapat mengalirkan air dari sumur ke rumah, tetapi memiliki perbedaan pada posisi pemasangan, mekanisme memindahkan air, hingga perawatan.
Jet pump dipasang di permukaan tanah dan memanfaatkan sistem hisap, sedangkan pompa submersible ditempatkan di dalam sumur untuk mendorong air ke atas.
Perbedaan ini menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pompa yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga.
Lantas, apa perbedaan jet pump dan submersible untuk sumur dalam? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Jet Pump Dipasang di Atas Permukaan Tanah
Jet pump merupakan jenis pompa air yang dipasang di luar sumur. Pompa ini bekerja dengan memanfaatkan sistem hisap untuk mengambil air dari dalam sumur, kemudian menyalurkannya ke instalasi air rumah.
Pada jenis shallow well jet pump, kemampuan hisap langsung memiliki keterbatasan. Sementara itu, deep well jet pump menggunakan ejector yang ditempatkan di dalam sumur untuk membantu mengangkat air dari kedalaman yang lebih besar.
Menurut panduan Alberta Agriculture, deep well jet pump menggabungkan prinsip pompa sentrifugal dan injector yang bekerja menggunakan efek venturi. Sistem ini memiliki keterbatasan kemampuan angkat dan efisiensi yang perlu diperhatikan ketika kedalaman bertambah.
Salah satu kelebihan jet pump adalah posisi mesin yang berada di atas tanah. Hal ini membuat pemeriksaan dan perbaikan komponen pompa relatif lebih mudah karena teknisi tidak perlu mengangkat unit motor dari dalam sumur.
Namun, sistem ini membutuhkan instalasi pipa yang sesuai dan harus menjaga agar sistem tetap terisi air untuk bekerja dengan baik.
2. Pompa Celup Submersible Bekerja di Dalam Sumur
Pompa submersible atau pompa celup merupakan jenis pompa yang dipasang langsung di dalam sumur, berada di bawah permukaan air. Pompa ini dirancang untuk mendorong air dari dalam sumur menuju permukaan melalui pipa penyaluran.
Berbeda dari jet pump yang mengandalkan sistem hisap, pompa submersible mendorong air dari lokasi pemasangannya. Mekanisme ini membuatnya banyak digunakan untuk sumur bor dalam.
Dokumen panduan instalasi sumur dari pemerintah Ontario menjelaskan bahwa pompa submersible memiliki kemampuan menghasilkan kapasitas dan tekanan yang baik karena bekerja dengan cara mendorong air. Pompa ini juga dikenal memiliki tingkat kebisingan yang rendah saat beroperasi.
Kelebihan pompa celup adalah motor yang terendam air tidak menghasilkan suara operasional sekeras pompa yang berada di permukaan. Akan tetapi, ketika terjadi kerusakan, pompa harus diangkat dari dalam sumur agar dapat diperiksa atau diperbaiki.
3. Perbandingan Jet Pump dan Pompa Submersible
| Aspek | Jet Pump | Submersible |
|---|---|---|
| Posisi pompa | Di atas permukaan tanah | Di dalam sumur |
| Sistem kerja | Menghisap air dengan sistem jet/ejector | Mendorong air dari dalam sumur ke permukaan |
| Sumur dalam | Bisa digunakan dengan sistem deep well jet pump sesuai spesifikasi | Cocok untuk banyak aplikasi sumur dalam |
| Suara | Lebih terdengar karena motor berada di permukaan | Cenderung lebih senyap saat beroperasi |
| Perawatan | Relatif mudah karena pompa berada di luar sumur | Lebih sulit karena pompa perlu diangkat dari sumur |
| Instalasi | Memerlukan pipa hisap dan konfigurasi ejector untuk tipe deep well | Menggunakan pompa yang ditempatkan di dalam sumur dan pipa penyaluran |
4. Mana yang Lebih Cocok untuk Sumur Dalam?
Pompa submersible umumnya menjadi pilihan yang sesuai untuk sumur bor dengan muka air yang dalam, karena pompa bekerja di dalam air dan mendorong air ke permukaan. Namun, bukan berarti semua sumur dalam harus menggunakan pompa celup.
Deep well jet pump juga dapat digunakan pada kondisi tertentu, selama sistem ejector dan kemampuan angkatnya sesuai dengan kebutuhan sumur. Panduan pemilihan pompa Red Lion membedakan penggunaan jet pump dan submersible berdasarkan kedalaman air serta spesifikasi sistem.
Sebelum membeli, pemilik rumah perlu mengetahui beberapa hal berikut:
Kedalaman muka air: Jarak permukaan tanah ke permukaan air di dalam sumur.
Kedalaman total sumur: Panjang keseluruhan sumur tidak selalu sama dengan kedalaman air yang harus diangkat.
Kebutuhan debit air: Jumlah air yang dibutuhkan untuk keran, kamar mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Total head: Ketinggian dan hambatan yang harus diatasi pompa untuk mengalirkan air.
Diameter casing: Ukuran lubang sumur, terutama jika menggunakan pompa submersible.
Pemilihan pompa sebaiknya didasarkan pada kondisi kerja yang diukur dan kurva performa pompa, bukan hanya angka kedalaman atau daya listrik.