Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan rencana skuad Garuda ke depannya pasca Piala Dunia U-20 2023 batal berlangsung di Indonesia. Apa itu?
Meski merasa sangat kecewa dengan situasi yang terjadi, Shin Tae-yong masih bertekad untuk memberikan prestasi dan mengantar Indonesia tampil di ajang-ajang besar.
Juru taktik asal Korea Selatan itu tidak mau berduka terlalu lama. Dia akan segera mempersiapkan tim senior Indonesia untuk FIFA Matchday periode Juni dan Piala Asia 2023.
"Ada FIFA Matchday di bulan Juni dan Piala Asia mendatang," kata Shin Tae-yong kepada awak media di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (30/3/2023).
Demi mengobati kekecewaan Timnas Indonesia U-20 yang hampir pasti gagal tampil di Piala Dunia U-20 2023, Shin Tae-yong bertekad memoles tim senior agar bisa lolos ke Piala Dunia 2026.
Sebagaimana diketahui, peluang wakil Asia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 jauh lebih besar dari edisi sebelumnya menyusul perubahan format turnamen.
Ajang akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini mengalami penambahan peserta dari 32 menjadi 48.
Berubahan format ini membuat tim-tim dari Asia diprediksi bakal memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke Piala Dunia.
"Saya akan mempersiapkan tim senior agar nantinya kita bisa ikut Piala Dunia senior karena pada Piala Dunia berikutnya Asia punya delapan tiket. Saya akan berusaha mencetak sejarah baru di ASEAN," tegas Shin Tae-yong.
Baca Juga: Piala Dunia U-20 2023 Batal Digelar di Indonesia, Begini Komentar Ridwan Kamil
Berita Terkait
-
Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Indonesia Bisa Dapat 5 Dampak Ini!
-
Presiden FIFA: Argentina Pantas Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
-
PSMS Berharap FIFA Tidak Bekukan Keanggotaan Indonesia
-
Perhitungan Timnas Indonesia Bisa Tetap Main di Piala Dunia U-20
-
Shin Tae-yong Siapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey