Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) ditaklukkan tamunya Olympique Lyon dengan skor tipis 0-1 dalam pekan ke-29 Liga Prancis di Parc de Princess pada Senin (3/4/2023) dini hari WIB.
Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh Bradley Barcola di babak kedua.
Hasil ini tidak mengubah posisi PSG di puncak klasemen, mereka mengoleksi 66 poin dari 29 laga. PSG unggul enam poin dari Lens yang menduduki peringkat dua.
Sementara Lyon naik ke posisi sembilan dengan mengoleksi 44 poin dari 29 pertandingan, demikian catatan laman resmi Ligue 1.
PSG langsung mendominasi pertandingan dan menciptakan beberapa peluang, tetapi belum membuahkan gol.
Lyon mendapatkan kesempatan untuk membuka keunggulan pada menit ke-36 lewat tendangan penalti setelah Lacazette dijatuhkan oleh kiper Donnarumma saat hendak mengeksekusi peluang satu lawan satu.
Lacazette yang maju sebagai algojo gagal mencetak gol setelah tendangannya menghantam mistar gawang. Bola muntah sempat disambar oleh Nicolas Tagliafico, tetapi tendangannya melayang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-56. Bradley Barcola sukses mengecoh kiper PSG, Gianluigi Donnarumma dengan tembakan voli yang bersarang di sudut kanan gawang usai menerima umpan silang mendatar Sael Kumbedi di kotak penalti. Skor menjadi 1-0.
Meski unggul, Lyon terus menekan dan mencoba untuk mencetak gol kedua. Pada menit ke-67, Barcola nyaris mencetak gol lagi lewat tendangan melengkung setelah melakukan tusukan ke tengah. Namun, Donnarumma kali ini mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
Baca Juga: 3 Negara ASEAN Calon Lawan Timnas Argentina di FIFA Matchday, Timnas Indonesia?
PSG balas menyerang melalui Lionel Messi pada menit ke-76. Tendangan jarak jauh pemain Argentina itu masih melenceng dari gawang kiper Lyon, Anthony Lopes.
Lyon mampu mempertahankan keunggulan 1-0 mereka hingga pertandingan berakhir.
Susunan Pemain
Paris Saint-Germain (3-5-2): Gianluigi Donnarumma; Danilo Pereira, Marquinhos, El Chadaille Bitshiabu (Fabian Ruiz 60'); Achraf Hakimi, Vitinha (Ismael Gharbi 83'), Marco Verratti (Hugo Ekitike 60'), Renato Sanches (Warren Zaire Emery 74'), Nuno Mendes; Lionel Messi, Kylian Mbappe.
Lyon (5-3-2): Anthony Lopes; Sael Kumbedi Nseke (Maxence Caqueret 62'), Sinaly Diomande, Castello Lukeba, Dejan Lovren, Nicolas Tagliafico; Thiago Mendes, Johann Lepenant (Corentin Tolisso 62'), Rayan Cherki (Houssem Aouar 69'); Amin Sarr (Bradley Barcola 23'), Alexandre Lacazette (Moussa Dembele69').
(ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?