Suara.com - Menpora pengganti Zainudin Amali, Dito Ariotedjo punya sisi lain yang belum banyak diketahui orang. Saat ini, Dito Ariotedjo yang akan dilantik menjadi Menpora masih berusia 32 tahun. Dengan demikian, dia akan menjadi Menpora termuda di pemerintahan Indonesia sejak era reformasi.
Tak hanya itu saja, Dito juga akan menjadi Menteri termuda di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, ada Nadiem Makarim yang sempat menjadi Menteri termuda.
Saat itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, RIset, dan Teknologi, itu umurnya 35 tahun, alias tiga tahun lebih senior ketimbang Dito.
Sebelum dilantik menjadi Menpora, Dito memang sempat menduduki peran di sejumlah organisasi olahraga.
Awalnya, ia menjadi Ketua Umum Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi DKI Jakarta.
Setelah itu, dia juga pernah menjadi Anggota Dewan Penasehat Pengurus Pusat (PP) Perbasi atau Persatuan Basket Seluruh Indonesia.
Adapun yang terakhir ini, dia menjadi salah satu pendiri RANS Sport bersama selebritas papan atas Raffi Ahmad dan pengusaha Rudy Salim. Saat ini, ia menjadi Chairman di RANS Nusantara FC.
Dito Ariotedjo lahir dari pasangan Arie Prabowo Ariotedjo dan Arti Laksmigati Ariotedjo. Dito merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.
Ayahnya, Arie Prabowo Ariotedjo, merupakan mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam) sejak 2017 hingga diberhentikan pada 2019.
Baca Juga: 3 Keuntungan Skuad Timnas Indonesia U-20 Bersatu Ikut Liga 1, Banyak Kejutan Besar
Dito Ariotedjo juga pernah tercantum dalam predikat 30 Under 30 oleh Forbes Indonesia pada 2020.
Pencapaian ini diraihnya berkat gebrakan AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) yang dimotorinya.
Bersama dengan organisasi AMPI, jebolan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini dianggap memiliki peran besar dalam membangun kepemudaan di Indonesia melalui jalur politik.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan akan melantik Dito Ariotedjo sebagai Menpora hari ini, Senin (3/4/2023) bersama dengan Komjen Pol. Rycko Amelza Daniel sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
"Ya benar dilantik," kata salah satu sumber di kalangan Istana Kepresidenan sebagaimana dilansir Antara, Senin.
Sebelum Dito Ariotedjo, jabatan Menpora diisi oleh Zainudin Amali. Namun, Zainudin Amali memutuskan untuk mengundurkan diri pada 9 Maret lantaran ingin fokus ke sepak bola setelah didapuk menjadi Wakil Ketua Umum PSSI di era Erick Thohir.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan