Suara.com - Pelatih Persikabo 1973 Aidil Sharin Sahak meminta timnya untuk mewaspadai semua pemain Persik Kediri ketika kedua tim bertemu pada pekan ke-33 Liga 1 Indonesia di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (7/4/2023).
Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Jumat, Aidil menjelaskan kekuatan Persik Kediri merata di setiap lini sehingga Persikabo 1973 tidak bisa hanya mewaspadai pemain-pemain tertentu.
"Saya tidak lihat individual yang akan membuat pasukan jadi bagus. Saya lihat Kediri seluruhnya satu unit bermain bersatu, itu yang saya lihat menjadi kekuatan mereka. Walau kita tahu seperti Renan Silva, key player yang selalu suplai bola ke striker," jelas Aidil.
Pelatih asal Singapura itu sadar tidak akan mudah mencuri poin dari Persik Kediri terlebih Renan Silva serta kolega bermain di hadapan pendukungnya.
Selain itu, Persik Kediri juga tengah dalam tren positif. Skuad asuhan Divaldo Alves tersebut menorehkan delapan kemenangan beruntun pada Liga 1 Indonesia musim ini.
Dihadapkan dengan keadaan tersebut, Aidil meminta anak-anak asuhnya untuk menjaga fokus dengan baik agar tren baik Persikabo 1973 juga bisa terjaga.
"Kita tahu datang ke sini bukan hal mudah karena (Persik) Kediri sedang dapat momentum bagus. Yang penting kami harus fokus di pertandingan, di 15 menit awal dan 15 menit akhir. Karena saya sudah analisis bagaimana tim Kediri bermain," ungkap Aidil.
"Kita harus punya mental dan fisik yang siap dan Insya Allah saya yakin dengan pemain yang ada dan momentum yang bagus di beberapa laga, bisa bermain dengan good football antara Persik dan Persikabo," pungkasnya.
Saat ini Persikabo 1973 berada di posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 38 poin dari 32 laga, terpaut tiga poin dari Persik Kediri yang menempati peringkat ke-12.
Baca Juga: Bidik Sembilan Kemenangan Beruntun di BRI Liga 1, Persik Kediri di Ambang Samai Rekor PSM
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis