Suara.com - Madura United harus puas berbagi satu poin dengan RANS Nusantara FC di laga pekan ke-34 atau laga terakhir BRI Liga 1 musim ini.
Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (13/4/2023) malam WIB, Madura United yang datang sebagai tim tamu bermain sama kuat tanpa gol dengan tuan rumah RANS Nusantara FC.
Dalam laga tersebut, permainan dengan tempo cepat dipertontonkan kedua tim sejak peluit kick off dibunyikan. Lewat sisi lapangan, kedua kubu saling serang, mencoba membongkar pertahanan masing-masing.
RANS Nusantara FC yang tampil penuh percaya diri di laga ini nyaris memecah kebuntuan di menit ke-12. Menyambut umpan silang Bayu Setiawan, tandukukkan Mbombo Lokwa masih melayang tipis di sisi kanan gawang Madura United.
Memasuki menit 31 gawang tim tamu kembali terancam. Kali ini Makan Konate yang mendapatkan peluang emas.
Namun sayang, bola hasil sepakan keras Konate melebar tipis dari tiang gawang.
Madura United mencoba untuk menekan. Namun upaya mereka kerap menemui kegagalan di lini tengah.
Hal itu berlanjut di babak kedua. Tim tamu yang diunggulkan di laga ini belum mampu membuka celah pertahanan RANS.
Sebaliknya, RANS yang bermain lebih efisien melancarkan gelombang serangan secara bertubi-tubi dan membuat tim tamu kelabakan dalam bertahan.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Persis Menang 1-0 di Maguwoharjo, Persik Gagal Lewati Rekor PSM
Atmosfer pertandingan pun kian panas. Pemain dari kedua kubu mulai kerap terlibat aksi saling menjatuhkan yang berakhir cekcok dalam beberapa kesempatan.
Puncaknya, di menit 90 + 1 Madura United harus bermain dengan 10 pemain setelah Novan Sasongko mendapat kartu merah dan diusir keluar lapangan oleh wasit Rio Pertama.
Hingga laga usai, skor kacamata tidak berubah. Kedua tim harus puas menutup kiprah mereka di BRI Liga 1 musim ini dengan berbagi poin.
Dengan tambahan satu poin, Madura United yang mengumpulkan 51 poin dari 34 laga masih tertahan di posisi enam klasemen. Sementara RANS yang mendulang 19 poin dari 34 laga belum beranjak dari dasar klasemen.
Susunan Pemain
RANS Nusantara FC (4-3-3): Wawan Hendrawan; Ady Setiawan (c), Bayu Setiawan, Agus Nova, Willian Silva; M Tahir, Makan Konate, Mitsuru Maruoka; Saddam Hi Tenang, Mbombo Lokwa, Moh Edo.
Pelatih: Rodrigo De Santana.
Madura United (4-3-3): Fawaid Ansory; Guntur Ariyadi, Cleberson, Fachruddin Aryanto (c), Fadilah Nur Rahman; Lee Yujun, Slamet Nurcahyo, Feby Ramzy; Kwabena Appiah, Taufik Hidayat, Rivaldi Bawuo.
Pelatih (assiten pelatih): Rakhmad Basuki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana