Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll berharap atmosfer pertandingan penutup timnya di BRI Liga 1 2022/2023 melawan sang tamu, PSS Sleman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Sabtu (15/4/2023) seperti atmosfer pertandingan di Liga Champions Eropa.
“Berharap besok punya atmosfer seperti Liga Champions,” kata Doll seperti dimuat Antara, Jumat (14/4/2023).
Pelatih 56 tahun itu menambahkan, dengan mempunyai puluhan ribu suporter fanatik, Jakmania di kandang nanti akan membantu timnya menampilkan permainan terbaik.
“Mempunyai 55 ribu lebih Jakmania pasti akan membantu tim dan kita harus memberikan permainan yang seimbang dari cara bertahan dan menyerang,” kata Doll menambahkan.
Tidak hanya atmosfer, pelatih asal Jerman itu juga berharap kualitas permainan anak-anak asuhnya dan kualitas wasit yang memimpin pertandingan juga menampilkan kualitas seperti kualitas yang ada di kompetisi antar klub paling akbar di Eropa tersebut.
“Mudah-mudahan pemain juga menunjukkan kualitas seperti di Liga Champions dan wasit yang seperti Liga Champions. Jadi kalo misalkan ketiga-tiganya terjadi, jadi malam fantastis bagi Persija besok,” ucap Doll.
Dalam kesempatan yang sama, Doll mengatakan tidak ada hal yang berbeda dalam persiapan timnya untuk menatap laga terakhir di Liga 1 musim ini.
Pelatih yang baru melatih Persija di musim ini juga meminta skuadnya bermain cerdik dan sabar dikarenakan tim lawan mempunyai pemain-pemain cepat yang sangat berbahaya dalam serangan balik seperti Todd Rivaldo Ferre, Ricky Cawor, dan Irkham Mila.
“Kita tahu bahwa PSS punya pemain cepat di depan jadi kita harus hati-hati dengan serangan baliknya. Dan kita harus sabar bermain dan harus cerdik selama 90 menit,” lanjut Doll.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Arema FC Habis Dipermalukan Bhayangkara FC 0-3
Kini, Persija bertengger di posisi kedua klasemen sementara Liga 1 dengan 63 poin, namun hanya unggul satu poin atas Persib Bandung di posisi ketiga.
Kemenangan nanti akan membuat Persija menyegel posisi runner-up Liga 1 musim 2022/2023.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Terancam Krisis Pemain Asing Jelang Laga Krusial Melawan Persijap Jepara di GBK
-
Ivar Jenner Gabung Persija? Curhat Lawas Soal 'Sisi Gelap' Popularitas di Ibu Kota Kembali Viral
-
Persija Jakarta Masih Evaluasi Lini Depan Demi Bongkar Pertahanan Blok Rendah Lawan Persijap Jepara
-
Daftar Top Skor BRI Super League 2025/2026: Didominasi Legiun Asing, Ezra Walian Paling Subur
-
Profil dan Statistik Lengkap Allano Lima Winger Brasil Tumpuan Persija Jakarta
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Persija Jakarta Terancam Krisis Pemain Asing Jelang Laga Krusial Melawan Persijap Jepara di GBK
-
Naturalisasi Perdana Era John Herdman? Pemain Keturunan Tolak Cape Verde, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Ivar Jenner Gabung Persija? Curhat Lawas Soal 'Sisi Gelap' Popularitas di Ibu Kota Kembali Viral
-
Persija Jakarta Masih Evaluasi Lini Depan Demi Bongkar Pertahanan Blok Rendah Lawan Persijap Jepara
-
Benarkah Jay Idzes ke AC Milan? Simak Rencana Transfer Klub Elite Serie A di Januari 2026
-
Kenapa FIFA Hentikan Penghargaan The Best? Gianni Infantino Beri Alasan
-
Fiorentina Sepakat Pinjam Manor Solomon dari Tottenham, Tinggal Tes Medis
-
Juventus Siap Berikan Kontrak Baru untuk Luciano Spalletti
-
Bukan Sekadar Tim Promosi: Granit Xhaka Bongkar Rahasia di Balik Kejutan Sunderland Musim Ini
-
Gagal di Piala Afrika 2025, Timnas Gabon Diskors Pemerintah, Staff Teknis Dibubarkan