Suara.com - Timnas Indonesia banyak melakukan kesalahan dalam pertandingan kedua lawan Timnas Lebanon U-22. Namun Timnas Indonesia bisa menang.
Hal itu dikritik oleh Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri. Laga itu berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, pada Jumat malam (16/4) kemarin.
“Kalau saya jujur saya lebih suka pertandingan pertama waktu kita kalah 2-1,” kata Indra Sjafri melalui konferensi persnya seusai Indonesia menang 1-0 dari Lebanon, pada Minggu malam.
Di laga kedua melawan Lebanon, Indonesia berhasil menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol Beckam Putra di menit ke-5.
“Tetapi secara hasil kita menang. Di sini banyak kesalahan-kesalahan yang kita lakukan dan itu tentu kalo kita head-to-head kan dari pertandingan pertama dan kedua artinya harus lebih baik pertandingan kedua," katanya.
Kesalahan-kesalahan di laga kedua ini menurutnya akan menjadi salah satu aspek yang harus diperbaikinya ke depan jelang SEA Games di Kamboja, Mei mendatang.
Terbaru, Timnas Indonesia U-22 akan menjalani persiapan yang lebih serius mulai dari 19-29 April 2023 sebelum keberangkatan menuju Kamboja.
“Jadi persiapan untuk menghadapi itu hanya 10 hari dari 19-29 April, jadi periodisasi persiapan untuk bener-bener menghadapi SEA Games itu dimulai dari tanggal 19-29 April,” kata Indra Sjafri.
Di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara nanti, timnas Indonesia U-22 akan tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Kamboja, Timor Leste, Myanmar, dan Filipina.
Baca Juga: Indra Sjafri Baru Bisa Susun Kerangka Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023 Mulai 19 April
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam