Suara.com - Penyerang Bali United Muhammad Rahmat mengatakan dirinya tidak keberatan kerap dimainkan dari bangku cadangan pada BRI Liga 1 Indonesia musim ini.
Dikutip dari situs resmi Liga Indonesia, Rabu, Rahmat mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut karena yang utama adalah kepentingan tim.
"Bagi saya, tugas saya hanyalah berlatih sebaik mungkin. Tidak ada masalah saya bermain sebagai inti atau cadangan. Yang paling penting adalah ketika dapat kesempatan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk membantu tim," kata Rahmat.
Lekat dengan julukan 'supersub' musim ini, Rahmat mengatakan dirinya tidak masalah akan hal itu, terlebih dia mencatatkan torehan penampilan yang lebih baik dibanding sebelumnya.
Mantan pemain PSM Makassar itu tercatat tampil pada 24 pertandingan Bali United musim ini dengan total 1.028 menit bermain dengan sumbangan 7 gol serta lima assist.
Menurutnya, sebagai pesepakbola profesional bermain sejak menit pertama atau dari bangku cadangan harus tetap menunjukkan komitmen membantu tim meraih prestasi terbaik.
"Tidak masalah, perihal julukan apapun yang diberikan orang-orang di luar. Bagi saya adalah ketika masuk di lapangan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk bantu tim," katanya menambahkan.
"Sebagai pemain profesional harus selalu siap bermain kapanpun dan berapa menit pun yang diberikan. Tidak peduli main inti atau cadangan bagi saya pemain harus selalu fokus memberikan yang terbaik untuk membantu tim," pungkas Rahmat. (ANTARA)
Baca Juga: Alasan Timnas Indonesia U-22 Batal Hadapi PSM Makassar di Laga Uji Coba
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal