Suara.com - Mengenal Shen Yinhao, wasit asal China yang jadi sorotan setelah memimpin pertandingan Timnas Indonesia U-22 vs Kamboja dalam matchday terakhir Grup A SEA Games 2023.
Sejumlah keputusan ganjil dilakukan oleh Shen Yinhao selama memimpin jalannya pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 melawan Kamboja di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Rabu (10/5/2023).
Salah satunya yakni ketika Shen Yinhao menunjuk titik putih tanda terjadinya pelanggaran yang menghasilkan hukuman penalti. Momen ini terjadi ketika Muhammad Ferarri melanggar pemain Kamboja.
Sebetulnya, apabila melihat tayangan ulang, pelanggaran yang dilakukan Ferarri terjadi di luar kotak penalti. Namun, pemain Kamboja memang sudah terjatuh di dalam kotak penalti.
Beruntungnya, Lim Pisoth yang menjadi eksekutor penalti ini gagal menuntaskan tugasnya dengan baik. Kiper Timnas Indonesia U-22, Adi Satryo, sukses menghalaunya dengan sempurna.
Sayangnya, setelah Adi menghalau bola dan berusaha menggapai bola rebound, dia justru diterjang oleh pemain Kamboja hingga mengerang kesakitan.
Momen inilah yang membuat Adi cedera dan memantik keributan antara kedua tim. Komang Teguh Trisnanda sempat terlihat emosi karena aksi pelanggaran pemain Kamboja yang membahayakan Adi Satryo.
Profil Shen Yinhao
Sebetulnya, tak ada banyak informasi yang bisa digali dari sosok wasit bernama Shen Yinhao ini. Jika merujuk dari laman Transfermarkt, Shen Yinhao merupakan wasit yang berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola China.
Dia tercatat lahir di Shanghai, China, pada 6 November 1986. Dengan kata lain, saat ini usianya telah menginjak 36 tahun.
Shen Yinhao diketahui telah mencatatkan debutnya sebagai wasit Liga Super China sejak 2016. Dengan kata lain, dia sudah mendapatkan pekerjaan itu ketika berusia 30 tahun.
Adapun lisensi wasit FIFA diperoleh Shen Yinhao sejak 2018. Sejak saat itu, dia sudah memiliki modal untuk bisa memimpin laga-laga internasional.
Di ajang SEA Games 2023 ini, Shen Yinhao memang sudah dua kali mendapatkan penugasan. Duel antara Indonesia vs Kamboja pada laga terakhir Grup A menjadi penugasan keduanya.
Adapun tugas pertamanya berlangsung saat memimpin laga antara Singapura melawan Vietnam pada fase penyisihan Grup B.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Fokus Semifinal SEA Games 2023, Pemain Timnas Indonesia U-22 Didenda Jika Main Media Sosial
-
GBK Dipakai Konser, Jurnalis Argentina Sebut Timnas Indonesia vs Argentina Tetap di Jakarta
-
Media Malaysia Puji Setinggi Langit Marselino Ferdinan: Pengalaman di Eropa, Cerdas, Kreatif, Bikin Serangan Penting
-
Media Vietnam Ngeri-ngeri Sedap Lihat Rekor Timnas Indonesia di Bawah Indra Sjafri
-
Profil Sin Sovannmakara, Pemain Pertama yang Jebol Gawang Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen