Suara.com - Pelatih Eduardo Almeida menargetkan membawa RANS Nusantara FC tampil lebih baik pada kompetisi Liga Indonesia musim 2023/2024 dibanding di Liga 1 musim lalu.
Almeida mengatakan tidak memiliki target muluk-muluk dan hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik di setiap laga.
"Saya tidak punya target pribadi karena target saya adalah target dari tim. Selain itu saya juga berjanji akan bekerja secara profesional dan tentunya membuat musim yang bagus dibandingkan musim lalu," ujar Almeida seperti dimuat Antara, Selasa (16/5).
Pelatih asal Portugal itu mengatakan merasa sangat senang mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pelatih kepala RANS Nusantara FC.
Almeida meyakini jika dirinya mampu memberikan penyegaran kepada tim RANS Nusantara FC pada musim depan dan ia siap bekerja keras untuk itu.
"Saya berjanji akan melakukan yang terbaik setiap harinya. Dengan manajemen kita bersama untuk membangun tim yang bisa bersaing. Secara umum tim ini bisa meraih musim yang bagus dan terpenting setiap pertandingan kita incar kemenangan," tegas Almeida.
Mantan pelatih Arema FC tersebut tentu akan diberikan tugas berat setelah pada musim lalu RANS Nusantara FC menghuni posisi juru kunci Liga 1 dan beruntung tidak ada degradasi.
Pada musim lalu skuad The Prestige Phoenix tercatat hanya menorehkan 19 poin dari 34 pertandingan dengan rincian mengemas tiga kemenangan, 10 kali bermain imbang dan menelan 21 kekalahan.
Selain itu, Makan Konate serta kolega tercatat menjadi tim paling banyak kebobolan dengan total 80 gol serta menorehkan selisih gol -40 ketika kompetisi berakhir
Baca Juga: Jelang Liga 1 2023/2024, Bali United Fokus Perbaiki Lini Belakang
Berita Terkait
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey