Suara.com - Persik Kediri terus bergerak aktif di bursa transfer dengan mendatangkan pemain sesuai kebutuhan untuk menghadapi Kompetisi BRI Liga 1 2023/24.
Persik mengumumkan dua pemain rekrutan baru Ahmad Agung dan Hary Fatwa Nasution. Kedua pemain direkrut untuk menambah kekuatan di lini belakang.
Persik memulangkan kembali sosok Ahmad Agung dari Bali United FC karena bek tengah hanya menyisakan Vava Mario Yagallo, Hamra Hehanussa dan Anderson do Nasicimento, meski Rohit Chand yang awalnya diplot sebagai gelandang box to box juga beberapa kali ditempatkan di posisi tersebut karena 3 pemain lain mengalami cedera ataupun hukuman akumulasi kartu kuning.
“Posisi bek tengah masih sangat rawan. Karena itu tim pelatih usai melakukan evaluasi bersama memutuskan menambah pemain dan memperkuat di posisi tersebut,” ujar Direktur Persik Kediri Arief Syaifuddin seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Kemampuan Ahmad Agung juga bisa bermain di beberapa posisi yang menjadi pertimbangan lain. Dia bisa ditempatkan sebagai bek tengah walaupun posisi aslinya adalah gelandang bertahan.
Selain itu tambahan pemain lainnya di posisi bek tengah yakni M Hary Fatwa Nasution. Dia sebelumnya pernah memperkuat PSMS Medan dan Persela Lamongan.
"Hary Fatwa kita rekrut untuk mengisi posisi bek tengah yang memang masih dirasa kurang, karena Ahmad Agung posisi naturalnya adalah gelandang bertahan walau bisa juga ditarik lebih ke belakang. Tentu kita ingin setiap posisi punya kedalaman yang merata, apalagi posisi ini juga rawan kartu dan akumulasi," tandas pria yang disapa Arief itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar