Suara.com - Daniel Cabrera selaku Manajer Timnas Argentina menyampaikan pujiannya terhadap Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Stadion ini akan menjadi venue pertandingan antara Argentina dan Indonesia yang diselenggarakan pada 19 Juni 2023.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan pujian itu diberikan saat menghadari konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/5). Saat itu, Erick memastikan pertandingan kedua tim sepak bola itu akan digelar di GBK dan sontak Daniel pun memujinya ‘perfecto’ atau sempurna.
"Ini kan mereka sudah mengunjungi Gelora Bung Karno, sudah dilihat. Qualified tidak? Perfecto. Kata-katanya (manager tim Argentina soal GBK) perfecto. Perfecto. Jadi mainnya di sini (GBK). Ini langsung dikunjungi, mereka melihat tadi. Jadi jangan sampai Gelora Bung Karno ini, tidak didatangi tim-tim besar. Ini baru langkah awal," ucap Erick.
Berkenaan dengan itu, menarik membahas apa saja fasilitas GBK. Berikut ini fasilitas GBK selengkapnya.
1. WiFi Kencang
Adapun fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung di GBK adalah WiFi yang kencang di setiap sudut. Sebelumnya, hanya penonton VVIP dan wartawan yang dapat menikmatinya, tetapi kini koneksi WiFi dapat diakses semua orang.
2. Ruang GBK
Ruang GBK di lantai 3 dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Fasilitas tersebut yakni berupa AC, Mushola, Cashless Parking, Fasilitas Difabel, Internet, Lift, dan lain-lain. Ruangan ini dapat disewakan untuk kantor dan lain sebagainya.
3. Rumput Zoysia Matrella
Baca Juga: 3 Pemain Naturalisasi Ini Resmi Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Siapa Saja?
Fasilitas lain yang tersedia di GBK adalah rumput jenis zoysia matrella. Rumput ini merupakan jenis rumput yang digunakan oleh beberapa stadion di Eropa.
4. Drainase Bawah Rumput
Adapun hal yang perlu diperhatikan berikutnya saat pertandingan berlangsung ketika hujan yakni drainase. GBK dilengkapi drainase di bawah rumput sehingga tidak ada genangan air yang mengganggu jalannya permainan.
5. CCTV 7K
Fasilitas berikutnya yang disediakan di GBK adalah CCTV 7K sebagai sistem keamanan dan meminimalisir tindak kejahatan. CCTV ini lebih canggih karena mengadopsi teknologi deteksi wajah dan aktivitas penonton. Bahkan CCTB ini dapat mencocokan wajah pelaku tindak kejahatan yang tersedia di database BNPT.
6. Cahaya Terang
Tag
Berita Terkait
-
3 Pemain Naturalisasi Ini Resmi Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Siapa Saja?
-
Lawan Turkmenistan dan Chinese Taipei di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Indra Sjafri Sumringah, Ini Alasannya
-
Setelah Raih Emas SEA Games 2023, Kini Timnas Indonesia Targetkan Putaran Final di Piala Asia U-23
-
Pengakuan Pemain Asli Banten yang Putuskan Bela Qatar: PSSI Tak Pernah Kasih Kesempatan Bela Timnas Indonesia
-
4 Alasan Timnas Indonesia U-23 Harus Lolos ke Final Piala Asia 2024
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard