Suara.com - Ganjar Pranowo dituding netizen Indonesia sebagai gubernur pencitraan. Dia mengundang sejumlah pemain Timnas Indonesia U-22 yang meraih medali emas di SEA Games 2023. Padahal sebelumnya dituding sebagai biang kerok batalnya Piala Dunia U-20 Indonesia.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-22 telah kembali ke Tanah Air usai meraih medali emas di SEA Games 2023 cabor sepak bola.
Setiba di Tanah Air, mereka pun mengadakan parade keliling jalan dimulai dari halaman Kemenpora, dilanjutkan ke Bundaran Hotel Indonesia dan berakhir di Gelora Bung Karno Senayan.
Usai parade kelar, para pemain Timnas diizinkan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.
Nah ada empat pemain yang berasal dari daerah di Jawa Tengah, yaitu Alfeandra Dewangga, Ilham Rio Fahmi, Ernando Ari Sutaryadi, dan Bagas Kaffa yang diundang oleh Ganjar.
Dalam unggahan video di akun Instagram Gubernur Jawa Tengah itu, terlihat empat pemain ini berbincang santai mengenai keberhasilan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas.
Tidak sedikit netizen yang justru menanggapi negatif undangan Ganjar Pranowo ini kepada para pemain Timnas Indonesia U-22.
“GP Gubernur Pencitraan,” tulis akun @rindawatxxxx
“Hem mulai dah pencitraan,” tulis akun footballdatanewxxx
Baca Juga: Idolai Marselino Ferdinan, Gadis Cantik Kamboja Pamer Bendera Indonesia
Momen ini sebetulnya terjadi tidak terlalu lama setelah Ganjar Pranowo jadi sasaran amuk netizen yang kecewa dengan statement Bakal Calon Presiden 2024 ini yang disebut bikin Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Ganjar Pranowo sendiri diketahui menjadi salah satu pihak yang menolak kedatangan timnas Israel di Indonesia. Vokalnya penolakan timnas Israel itu diduga kuat menjadi pemicu FIFA akhirnya mencoret Indonesia dari Piala Dunia U-20, baik sebagai tuan rumah maupun keikutsertaan Timnas Indonesia.
Setelah menjadi sosok yang diklaim paling bertanggung jawab atas kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah, Ganjar Pranowo pun membuat komentar yang bikin tambah kisruh.
"Kita harus semangat terus, ini bukan kiamat," kata Ganjar, dilansir dari akun Instagram @theindonesiafootball.
"Kita harus tetap berlatih dan kita harus membangun sepakbola kita dengan serius dengan utuh dan kita kasih semangat mereka.
Banyak event yang bisa kita siapkan jauh lebih baik,” lanjutnya. Pernyataan itu telah membuat nama Ganjar menjadi trending topic di Twitter. Warganet menyoroti tajam dan mengkritik pedas pernyataan sang Kader PDIP itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Calvin Verdonk Berpotensi Thiago Motta pada Musim Depan
-
Rekor! Lionel Messi Lampaui 100 Kontribusi Gol Tercepat Sepanjang Sejarah MLS
-
Marie-Louise Eta Cetak Sejarah, Pelatih Wanita Pertama yang Menang di Liga Top Eropa
-
Ayah Meninggal Dunia, Hansi Flick Meneteskan Air Mata usai Barcelona Kunci Gelar La Liga
-
Andai Bisa Sihir, Marcus Rashford Ingin Tetap di Barcelona
-
Jose Mourinho Bantah Kontak dengan Real Madrid
-
Kiper Barcelona Joan Garcia Masuk Skuad Timnas Spanyol Untuk Piala Dunia 2026
-
Jadi Pahlawan Kemenangan Persib atas Persija, Ini Kata-kata Adam Alis
-
Duka di Balik Gelar Barcelona: Gelar Juara La Liga Dipersembahkan Hansi Flick untuk Sang Ayah
-
Menang di Le Mans, Jorge Martin Tempel Ketat Marco Bezzecchi