Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku akan langsung terbang ke Jerman mencari direktur teknik yang cocok untuk menggantikan posisi Indra Sjafri. Ia akan didampingi dua wakil ketua umum Zainudin Amali dan Ratu Tisha Destria.
Adapun perburuan direktur teknik ini masuk bagian kerja sama antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Rencananya, pada pertengahan Juni 2023, ia dan rombongan bertolak ke Jerman.
"Pada pertengahan Juni 2023, saya dengan Pak Amali dan Ibu Tisha akan berangkat ke Frankfurt untuk bekerja sama terkait Direktur Teknik PSSI," kata Erick Thohir di SUGBK, Jakarta, Senin (29/5/2023).
Belum diketahui siapa sosok yang akan menempati jabatan direktur teknik itu. Sempat ada rumor legenda sepak bola Jerman, Oliver Kahn akan mengisi jabatan tersebut.
Namun, Erick Thohir belum mau membocorkannya. Ia mengatakan posisi direktur teknik harus independen agar bekerja lebih maksimal.
Sementara Indra Sjafri difokuskan untuk menukangi Timnas Indonesia U-23.
Terdekat, ada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dan Asian Games 2022 yang harus dijalaninua.
"Direktur Teknik PSSI benar-benar independen sehingga ketika me-review semua pelatih juga secara independen. Kenapa kami memilih Jerman?" terang Erick Thohir.
"Sebab, beberapa waktu lalu saya melakukan rapat bilateral dengan Jerman ketika perjalanan saya dengan Pak Jokowi (Joko Widodo). Dengan Jerman, kami melihat potensi karena banyak sekali pemain Asia yang bermain di sana," jelasnya.
Oleh sebab itu, Erick ingin menciptakan peluang pesepak bola Indonesia berkarier di Jerman. Ke depan, hal tersebut bisa saja terlaksana.
"Inilah kenapa kami ingin membuat kesempatan untuk pemain muda di Timnas Indonesia supaya bisa berlatih di Jerman. Mereka juga bisa menyentuh Eropa. Ini kan baru mimpi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan