Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Ini berkaca dari edisi sebelumnya di mana tim asuhan Shin Tae-yong gagal lolos dari fase kualifikasi.
Timnas Indonesia U-23 berada di Grup K babak Kualifikasi dengan status tuan rumah. Tim yang kini dilatih Indra Sjafri akan menghadapi Turkmenistan dan Taiwan.
Erick Thohir membebankan target supaya tim Merah Putih bisa tampil di putaran final. Jangan sampai kejadian di edisi sebelumnya kembali terulang.
Sekadar mengingat, Timnas Indonesia U-23 tidak tampil di putaran final Piala Asia U-23 2022 lantaran hanya sampai babak kualifikasi. Ketika itu, tim Merah Putih yang dihuni pemain seperti Witan Sulaeman dan Taufik Hidayat berada satu grup dengan Australia, China, dan Brunei Darussalam.
Tetapi, China dan Brunei Darussalam menarik diri dari kejuaraan dengan alasan Pandemi Covid-19. Alhasil, Indonesia cuma melawan Australia di mana hasil seluruhnya menelan kekalahan.
Berbeda dari grup-grup lainnya yang masih ada harapan lolos sebagai runner-up terbaik. Sedangkan di Grup G tak berlaku lantaran cuma ada dua tim yang bertanding.
Erick Thohir berharap langkah Timnas Indonesia U-23 kali ini bisa lebih bagus. Dengan status tuan rumah, ia berharap Garuda Muda bisa lolos ke putaran final.
"Jika di Piala Asia U-23 sebelumnya, kita tidak lolos, maka cukup realistis jika kali ini targetnya meraih tiket ke putaran final. Status tuan rumah harus benar-benar kita manfaatkan," kata Erick Thohir dilansir dari laman PSSI, Senin (5/6/2023).
Babak kualifikasi akan berlangsung pada 4-12 September 2023 yang diikuti 45 kesebelasan dan dibagi ke dalam sebelas grup. Indonesia akan memainkan seluruh pertandingan di Stadion Manahan, Solo.
Sebelas juara grup dan empat runner-up terbaik akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024 yang akan digelar 15 April hingga 3 Mei di Qatar.
Tuan rumah lolos otomatis menggenapi jumlah peserta menjadi 16 tim di putaran final nanti. Piala Asia U-23 AFC 2024 juga menjadi babak kualifikasi untuk Olimpiade 2024 di Paris, Prancis
Baca Juga: PSSI Dihantui Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi FIFA, BRI Liga 1 2023-2024 Tanpa Suporter Away
"Saya berharap, penggemar dan suporter timnas akan membanjiri stadion dan memberikan dukungan maksimal saat timnas main di kandang," pungkas Erick Thohir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman