Suara.com - War tiket untuk pertandingan antara Timnas Indonesia vs Argentina telah dimulai sejak diumumkan pada Senin (5/6/2023) pukul 12.00 WIB. Namun, banyak suporter yang mengalami kekecewaan saat war tiket berlangsung.
Tiket pertandingan tersebut dapat diakses melalui laman resmi PSSI.
Namun, hanya dalam waktu 10 menit, tiket-tiket tersebut telah terjual habis, yang menyebabkan kekecewaan bagi para suporter yang telah lama menantikan kesempatan untuk mendapatkan tiket.
Banyak suporter yang merasa bahwa tiket yang terjual habis disebabkan oleh aktivitas calo atau pembelian tiket secara massal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Berikut ini komentar para suporter:
"Calo lagi dan lagi," tulis @bang****.
"Paling benci sama yang gak fair kayak gini. Okelah orang dalam kaluan itu sahabat atau keluarga atau punya hutang budi. Tapi jangan lebih dari 1 tiket dong!" timpal @Edv***.
"Masa sih? Tadi ber 6 war tiket buat tmn, semuanya bs masuk dan udh smpe isi data diri cmn tmn aku keburu dpt jd kita out wkwkwk," beber @dey***.
"Capek-capek mantengin website eh kalah sama orang dalam," celetuk @arie****.
Kejadian ini menggambarkan tantangan yang sering dihadapi dalam hal distribusi tiket untuk pertandingan sepak bola yang populer.
Aktivitas calo atau pembelian tiket secara tidak sah dapat mengakibatkan ketidakpuasan dan kekecewaan bagi suporter yang tidak mendapatkan kesempatan untuk membeli tiket.
Pihak terkait, termasuk PSSI, perlu mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk mencegah praktik-praktik ilegal seperti calo tiket dan memastikan bahwa sistem penjualan tiket lebih adil dan transparan bagi para suporter.
Dengan demikian, diharapkan semua suporter memiliki kesempatan yang sama untuk mendukung tim nasional mereka dalam pertandingan penting seperti ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan