Suara.com - Barcelona angkat bicara soal tawarannya yang ditolak Lionel Messi. Dalam pembicaraan antara Barcelona dan agen Messi yang juga ayahnya, Jorge Messi, Lionel Messi ingin bermain di liga yang tidak mempunyai banyak tekanan dan tuntutan. Tak seperti persaingan ketat di Liga Eropa. Akhirnya Lionel Messi memilih Inter Miami, klub Amerika Serikat sebagai tempatnya berlabuh.
Barca pun menghormati pilihan Lionel Messi itu.
"Pada hari Senin, Jorge Messi, ayah dan perwakilan sang pemain, memberi tahu presiden klub Joan Laporta tentang keputusan sang pemain untuk bergabung dengan Inter Miami," kata Barca, dalam ESPN.
“Ini meskipun telah diajukan proposal dari Barca, dengan pertimbangan keinginan Barcelona dan Messi agar dia sekali lagi mengenakan warna klub.
"Presiden Laporta memahami dan menghormati keputusan Messi yang ingin bersaing di liga dengan tuntutan lebih sedikit, jauh dari sorotan dan tekanan yang dialaminya dalam beberapa tahun terakhir."
Sementara memang Barca sedang membatasi pengeluaran belanja pemain.
Pelatih Barca Xavi Hernandez menghormati keputusan penyerang Argentina itu.
"Kami banyak berbicara dan saya melihat perubahan dalam beberapa hari terakhir," kata Xavi kepada Jijantes, Kamis.
“[Saya merasa] bahwa mungkin dia tidak melihat [kembali] dengan begitu jelas. Kami harus menghormati keputusannya."
"Sering kali, kami tidak menempatkan diri pada posisi orang lain dan kami kurang empati. Menjadi Leo, menjadi Messi tidak mudah. Anda berbicara tentang sorotan, bayangkan bagaimana rasanya baginya. Dia tidak pernah memilikinya. sepi apapun."
“Ketika dia bermain, dia harus menjadi yang terbaik, 10 dari 10 dalam segala hal, menyerang, bertahan, dia tidak boleh melewatkan penalti. Dia tidak menjalani dua tahun yang baik [di Paris], dia menjelaskan itu."
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok