Dalam melakukan serangan balik ini, Timnas Indonesia pun harus memperbaiki Decision Making atau pengambilan keputusan saat melepaskan operan dalam skema Counter Attack.
Hal ini berkaca pada laga melawan Palestina, di mana para pemain Timnas Indonesia yang beberapa kali melakukan serangan balik, seperti kebingungan di Final Third, sehingga Counter Attack itu berakhir sia-sia.
3. Mudah Kehilangan Bola
Melawan Argentina yang akan bermain dominan dan lebih taktis, Timnas Indonesia pun harus bisa menghindari kesalahan kerapnya kehilangan penguasaan bola.
Di laga melawan Palestina beberapa hari lalu, Timnas Indonesia beberapa kali kehilangan penguasaan bola karena keasyikan menguasai bola terlalu lama.
Hal ini pun harus diperbaiki saat melawan Argentina dengan cara mengirim umpan dalam momen yang tepat, tanpa perlu membuang-buang kesempatan dengan menunjukkan skill individu.
Penulis: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Pelatih Persija Mauricio Souza Masih Aman dari Pemecatan
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG