Suara.com - Fans Timnas Malaysia merasa iri dengan para pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang mampu menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Hal itu berbanding terbalik dengan pemain impor milik Negeri Jiran.
Perasaan iri dan jengkel salah satunya disampaikan akun Twitter @OnefootballM, yang mengkhususkan diri membahas perkembangan sepak bola Malaysia.
Dalam salah satu cuitannya, akun tersebut menyoroti para pemain naturalisasi Malaysia yang tidak ikut bernyanyi saat lagu kebangsaan diperdengarkan.
Mereka pun membandingkannya dengan para pemain naturalisasi Timnas Indonesia, termasuk Rafael Struick dan Shayne Pattynama yang sejatinya baru menjalani debut di FIFA Matchday Juni 2023.
Saat menghadapi Argentina, Rafael dan Pattynama terlihat mampu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia.
"Semalam ketika pertandingan Indonesia dan Argentina, semua pemain keturunan dan naturalisasi menyanyikan lagu Indonesia walapun ada dari mereka yang baru pertama kali main atau debut di Indonesia seperti Rafael, Pattynama dll," cuit Twitter Malaysia @OnefootballM, Selasa (20/6/2023).
"Tetapi di Malaysia pemain ini masih tidak hafal," imbuhnya yang memposting beberapa pemain naturalisasi untuk Harimau Malaya.
Sontak cuitan media Malaysia tersebut langsung mendapatkan beragam komentar dari netizen karena menyoroti pemain keturunan Indonesia, sebagaimana dilansir dari BolaTimes--jaringan Suara.com.
"Saddil Ramdani saja hafal Lagu Negaraku (lagu kebangsaan Malaysia)," komentar @gara***
"Rasanya kalau ingin jadi pemain naturalisasi Indonesia, PSSI mewajibkan orang hafal lagu negara Indonesia," tulis @uz***
Di FIFA Matchday Juni 2023, Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan. Mereka ditahan imbang 0-0 Palestina dan kalah 0-2 dari Argentina.
DI sisi lain, Malaysia berhasil memborong kemenangan saat menghadapi Kepulauan Solomon dengan skor 4-1 dan Papua Nugini dengan skor 10-0.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik