Suara.com - Cesc Fabregas akhirnya mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari dunia sepak bola pada usia 36 tahun melalui media sosial pribadinya pada Sabtu (2/7/2023).
Fabregas memutuskan untuk mengakhiri karirnya setelah satu musim bermain untuk klub Italia, Como 1907, yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Robert Budi Hartono.
Selama bermain bersama Como di Serie B selama musim lalu, Fabregas tampil sebanyak 17 kali tanpa mencetak gol, tetapi berhasil mencatatkan dua assist.
Pensiunnya Fabregas merupakan kehilangan yang besar bagi dunia sepak bola, mengingat prestasi gemilangnya dan posisinya sebagai salah satu legenda Spanyol.
Profil Cesc Fabregas
Cesc Fabregas, yang lahir pada 4 Mei 1987, adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Spanyol. Dia terkenal karena kemampuan teknik dan visi bermainnya yang luar biasa.
Fabregas telah bermain untuk beberapa klub terkemuka di Eropa dan juga menjadi bagian dari tim nasional Spanyol yang sukses.
Karir profesional Fabregas dimulai di klub Barcelona, di mana dia bergabung dengan akademi klub pada usia 10 tahun.
Selama bermain di Barcelona, Fabregas menjadi salah satu gelandang muda paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Baca Juga: Pensiun dari Sepak Bola, Berikut Prestasi Mentereng yang Ditorehkan Cesc Fabregas
Namun, Fabregas memulai karier profesionalnya bersama Arsenal pada tahun 2003. Di Arsenal, ia menjadi seorang legenda dan juga sempat menjadi kapten tim.
Setelah lebih dari tujuh musim bersama Arsenal, Fabregas memutuskan untuk kembali ke Barcelona pada tahun 2011 sebelum akhirnya pindah ke klub London lainnya, yaitu Chelsea, pada tahun 2014.
Di Chelsea, Fabregas memberikan kontribusi besar dalam meraih gelar Liga Inggris dan Piala Liga Inggris sebagai pemain inti.
Selain klub-klub tersebut, Fabregas juga bermain untuk klub Prancis, AS Monaco. Setelah hampir empat musim bermain di Prancis, Fabregas pindah ke Como 1907 pada musim 2022/23.
Meskipun Fabregas sebenarnya memiliki kontrak selama dua musim, ia memutuskan untuk pensiun setelah musim pertamanya bersama Como. Saat ini, ia ditunjuk sebagai pelatih Como U-19 dan Como B.
Di tim nasional Spanyol, Fabregas telah tampil sebanyak 110 kali sejak tahun 2006. Ia mencetak 15 gol dan menjadi bagian dari skuad Spanyol yang berhasil memenangkan Piala Dunia 2010 dan Kejuaraan Eropa 2008 serta 2012.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!