Suara.com - Asnawi Mangkualam, pemain Timnas Indonesia, mencatatkan namanya sebagai pahlawan dalam kemenangan Jeonnam Dragons. Klub sepak bola asal Korea Selatan tersebut berhasil menghindari kekalahan berkat aksi gemilang yang ditunjukkan oleh Asnawi.
Pada pertandingan pekan ke-20 K-League 2 melawan Ansan Mugungwa pada Senin (10/7/2023), Asnawi Mangkualam kembali menjadi andalan Jeonnam Dragons.
Meski tidak dimasukkan ke dalam starting lineup oleh pelatih Lee Jang-kwan, peran penting Asnawi terbukti saat timnya sedang dalam kesulitan.
Tanpa kehadiran Asnawi Mangkualam di awal pertandingan, Jeonnam Dragons mengalami kendala dalam permainannya.
Bahkan, mereka hampir mengalami kekalahan.
Ansan Mugungwa berhasil mencetak tiga gol melalui Kang Min-geu (menit ke-15), Kim Seung-ho (menit ke-51), dan Robson (menit ke-63).
Namun, Jeonnam Dragons tidak menyerah begitu saja.
Tim tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak oleh No Geon-woo (menit ke-67) dan Valdivia (menit ke-88).
Di menit-menit akhir pertandingan, pelatih Lee Jang-kwan akhirnya memasukkan Asnawi Mangkualam pada menit ke-88.
Baca Juga: Perbandingan Para Pemain Asean di Liga Korea, Siapa yang Paling Ngenes?
Keberadaan Asnawi membawa perubahan yang signifikan bagi Jeonnam Dragons.
Tepat pada menit ke-90+4, Asnawi memberikan kontribusi penting dengan menciptakan gol yang dicetak oleh Chu Sang-hun.
Gol ini membuat Jeonnam Dragons berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Hasil tersebut tidak hanya menyelamatkan Jeonnam Dragons dari kekalahan, tetapi juga mengukuhkan peran penting yang dimainkan oleh Asnawi Mangkualam.
Apakah penampilan impresif Asnawi ini akan membuat pelatih Jeonnam Dragons mengubah pendiriannya mengenai keputusan untuk membatasi waktu bermain pemain asing?
Sebelumnya, Lee Jang-kwan pernah mengatakan bahwa peraturan baru di liga Korea Selatan membatasi waktu bermain bagi pemain asing.
Kemampuan Asnawi Mangkualam dalam membantu timnya menghindari kekalahan memberikan harapan bahwa perannya dalam Jeonnam Dragons akan semakin diakui dan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey