Di Serbia, Savic kemudian bergabung akademi Vojvodina. Di klub inilah, Savic mampu menembus kancah profesional yakni pada 2013.
Di musim pertamanya, Savic mampu mencuri perhatian karena berhasil menjaringkan tiga gol dari 13 laga di Liga Serbia.
Penampilan apiknya itu membuat tim Belgia, KRC Genk, meminangnya pada 2014 dengan harga 1 juta euro saja. Siapa sangka, kepindahan ini membuat nama Savic kian melambung.
Di musim pertamanya di KRC Genk, Savic yang berstatus gelandang tengah, mampu mencetak lima gol dari 24 pertandingan, dan membuat Lazio kemudian menjemputnya pada Agustus 2015.
Saat itu, Lazio menebus Savic dari KRC Genk dengan mahar 12 juta euro, angka yang fantastis untuk pemain muda yang baru semusim bermain di Belgia.
Tapi Lazio percaya akan kualitasnya. Di sisi lain, Savic makin menunjukkan talentanya sebagai gelandang subur di tim berjuluk Biancocelesti itu.
Puncaknya terjadi pada musim 2017/2018 lalu, saat Savic berhasil menjaringkan 12 gol dari 35 pertandingan di Serie A bagi Lazio.
Sejak saat itu, torehan Savic pun melonjak. Pada musim 2021/2022 lalu, ia bahkan berhasil mencetak 11 gol dan 11 assist di Serie A bagi Lazio dari 37 laga.
Catatan-catatan apik itu membuat Savic sempat didekati banyak klub. Bahkan Presiden Lazio mengaku pada 2018 lalu ia menolak tawaran total 140 juta euro dari AC Milan untuk bintangnya itu.
Baca Juga: Marcelo Brozovic Gabung Al Nassr, Klub Cristiano Ronaldo Makin Ngeri di Liga Arab Saudi
Selama delapan tahun bermain di Lazio, Savic mampu mencatatkan 341 penampilan di segala ajang dengan sumbangan 69 gol dan 59 assist, dan kini telah resmi berseragam Al Hilal.
Kiprah apiknya semasa junior dan di kancah profesional tersebut membuat Savic dipercaya Timnas Serbia sejak level kelompok umur hingga level senior.
Di level U-19 dan U-20, Savic mampu membawa negaranya menjuarai Euro U-19 pada 2013 lalu dan berlanjut menjuarai Piala Dunia U-20 2015.
Sedangkan di level senior, Savic telah mencatatkan 43 caps bersama Timnas Serbia dan mampu menyumbangkan tujuh gol serta delapan assist.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Lazio Terima Tawaran Al Hilal untuk Sergej Milinkovic-Savic, Juventus dan Inter Milan Gigit Jari
-
Steven Gerrard Ikut Tren Gabung Klub Arab Saudi, Resmi Latih Al Ettifaq
-
Tinggalkan Klub Brasil, Pelatih Portugal Ini Siap Poles Cristiano Ronaldo di Al Nassr
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr, Ini Sosoknya
-
Roberto Firmino Lanjutkan Karier di Arab Saudi, Gabung Al Ahli
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana