Suara.com - Ahmet Atayev menjadi sosok yang menarik dibahas jelang duel Timnas Indonesia vs Turkmenistan di FIFA Matchday September 2023.
Pertemuan kedua tim rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada 8 September 2023. Nah, Ahmet Atayev bisa menjadi salah satu pemain Timnas Turkmenistan yang bermain.
Jika nantinya Ahmet Atayev benar-benar masuk ke dalam skuad Turkmenistan untuk melawan Timnas Indonesia, artinya ia akan bernostalgia dengan sepak bola Tanah Air.
Kenapa demikian? Pasalnya, ia tercatat pernah bermain di Liga 1 dengan dua tim yang berbeda yaitu Arema FC dan Persela Lamongan.
Lantas, seperti apa sepak terjang dari Ahmet Atayev?
Profil Ahmet Atayev
Sosok bernama lengkap Agmet Didarovich Atayev ini merupakan pesepakbola kelahiran Bagyr, Turkmenistan, pada 19 September 1990.
Dengan tinggi badan mencapai 185 cm, Atayev berposisi sebagai gelandang (tengah dan bertahan). Ia sudah bermain sepak bola sejak berusia 6 tahun di Youth Sport School of Bagyr.
Ia memulai karier profesionalnya di tim Turkmenistan, FC Talyp Sporty pada 2007. Setelah berkarier tiga tahun di sana, Atayev pindah ke Ashgabat, lalu ke HTTU, hingga ke Atlyn Asyr.
Baca Juga: Berikut Daftar Calon Lawan 3 Negara ASEAN di FIFA Matchday September 2023
Saat berkarier di Turkmenistan, Atayev berlimpah gelar dengan dua kali menjuarai Liga Turkmenistan, dua kali juara Piala Turkmenistan, dan sekali menjuarai Piala Super Turkmenistan.
Pada 2017, saat usianya masih 26 tahun, Ahmet Atayev memutuskan merantau ke Indonesia dengan membela Arema di Liga 1 2017.
Meskipun tak lama setelah hanya satu setengah musim sebelum didepak dan kemudian dipinang Persela Lamongan di musim yang sama. Bersama Arema FC, Atayev total mencatat empat gol dan lima assist untuk klub berjuluk Singo Edan itu sejak musim 2017.
Kini Ahmet Atayev sudah berusia 32 tahun dan memutuskan bermain di negara asalnya bersama klub yang membesarkan namanya, FK Altyn Asyr.
Punya karier cukup cemerlang, Ahmet Atayev juga menjadi andalan Timnas Turkmenistan sejak 2011 hingga sekarang. Total ia mengantongi 29 caps dengan torehan satu gol dan dua assist.
[Aditia Rizki]
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia
-
4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan
-
Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat
-
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
-
Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya