Suara.com - Pelatih Malaysia U-23, E. Elavarasan mengungkapkan bahwa tidak akan mengubah taktik bermain, meski tidak diperkuat tim utama di Piala AFF U-23 2023.
Malaysia sudah mengumpulkan pemain untuk Piala AFF U-23 2023. Akan tetapi, skuad Harimau Muda tidak bisa memanggil pemain terbaiknya.
Situasi itu tidak membuat E. Elavarasan gusar. Sebab, ia mengatakan mencari pemain pengganti yang seusai dengan pola permainannya.
"Biasanya di agenda FIFA klub akan merilis pemain utama, tapi ketika bukan agenda FIFA (Piala AFF U-23) yang kami butuhkan adalah menemukan pemain yang sesuai dengan cara bermain kami," ucap Elavasaran dinukil dari Harimaumalaya.com.my Selasa (15/8/2023).
"Itu sebabnya kami meminta izin dari asosiasi (FAM) untuk mendapatkan pemain. Apa yang kami dapatkan adalah yang terbaik saat ini," imbuhnya.
Lebih lanjut, Elavarasan mengatakan ia tidak akan mengubah cara bermain. Malaysia bakal menampilkan taktik sesuai modul yang digunakan sang pelatih.
"Kami akan mengikuti modul dari tim utama. Kami akan mencoba melaukan apa yang dilakukan skuad utama," ujarnya lagi.
Walau demikian, turnamen terakhir Malaysia U-23 menjadi bencana karena gagal total di SEA Games 2023. Maka dari itu, Elavasaran akan membuat peningkatan untuk menyempurnakannya.
Adapun Malaysia merupakan saingan timnas Indonesia U-23 di fase grup. Keduanya pun bakal bentrok di laga perdana grup pada 18 Agustus mendatang.
Baca Juga: Media Vietnam Soroti Ancaman yang Disampaikan Shin Tae-yong Jelang Piala AFF U-23 2023
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia di Laga Perdana Piala AFF
-
Daftar Skuad Malaysia U-23, Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Sosok Shin Tae-yong Bikin Pelatih Malaysia Keder Lawan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023
-
Ditarget Masuk Final Piala AFF U-23 2023, Pelatih Malaysia Tebar Ancaman Termasuk ke Timnas Indonesia U-23
-
Bawa Skuad Seadanya, Timnas Malaysia Tetap Pede Capai Target Lolos Final Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis