Suara.com - Dikabarkan bahwa dua pemain diaspora, yaitu Althaf Fawwaz Khan dan Igor Arungbumi Sanders dipulangkan dari TC timnas Indonesia U-17.
Bima Sakti selaku pelatih timnas Indonesia U-17 memanggil empat pemain diaspora untuk menjalani TC di Solo. Mereka adalah Althaf Fawwaz Khan, Igor Arungbumi, Welber Jardim, dan Aaron Suitela.
Akan tetapi, setelah pemusatan latihan di Solo, ada beberapa pemain dipanggil untuk dipulangkan. Terdapat dua nama diaspora yang mendapatkan kebijakan itu, yakni Althaf dan Igor.
Hal tersebut dibagikan oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa. Mereka membagikan tangkapan layar dari sumber yang menyebut Althaf bakal kembali ke Amerika Serikat.
"Althaf akan kembali ke US (Amerika) pagi ini. Setelah TC dari Solo, begitu seampai di Jakarta beberapa pemain dopanggil dan dibilang kalau mereka akan dipulangkan untuk tempat dan kesempatan kepada pemain lain dari hasil 12 seleksi kota," tulis laporan tersebut.
Pihak Althaf pun disebut kecewa dengan keputusan ini karena menurutnya ia jarang mendapatkan kesempatan. Apalagi di laga uji coba melawan Persis Solo U-17, pemain Barcelona Residency Academy USA, yang merupakan bagian dari akademi FC Barcelona mencetak satu gol.
Berkat dipulangkannya Althaf dan Igor, kini timnas Indonesia U-17 masih menyisakan dua nama lain, yaitu Aron Suitela dan Welber Jardim yang disebut bakal diboyong ke Jerman.
Adapun timnas Indonesia U-17 akan mempersiapkan skuad jelang Piala Dunia U-17 2023 yang diselenggarakan mulai 10 November hingga 2 Desember mendatang.
Baca Juga: Pelajari Lawan dari Asia Tenggara, Irak Bakal Hadapi Rival Timnas Indonesia di Laga Uji Coba
Berita Terkait
-
Putra Darius Sinathrya Tarik Perhatian Bima Sakti, Bisa Ganggu Dominasi Iqbal Gwijangge di Timnas Indonesia U-17?
-
2 Pemain Keturunan Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia U-17, Netizen Sebut Seleksi Hanya Formalitas
-
Bima Sakti Akui Timnas Indonesia U-17 Masih Cari Pemain di Empat Posisi Ini
-
Buka Peluang Pemain Tottenham Perkuat Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Pesimis Naturalisasi Selesai Tepat Waktu
-
Punya Kualitas di Atas Rata-rata, Bima Sakti Puji Habis-habisan Welber Jardim
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis