Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengeluhkan kondisi lapangan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi usai timnya ditahan imbang Arema FC 2-2 dalam laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2023-2024, Minggu (20/8/2023).
Persija selaku tuan rumah sejatinya tampil apik di babak pertama dengan keunggulan 2-1 lewat gol-gol Maciej Gajos dan Hanif Sjahbandi yang berhasil dibalas sekali oleh Gustavo.
Namun, di babak kedua, Persija mendapatkan malapetaka. Firza Andika mendapat kartu kuning kedua dan Macan Kemayoran akhirnya kebobolan oleh Gustavo saat waktu normal tersisa dua menit.
Pasca pertandingan, Thomas Doll menegaskan bahwa lapangan Stadion Patriot tidak ideal untuk memainkan sepak bola ala Persija Jakarta.
Sebagai informasi, sejak menukangi Persija musim lalu, Thomas Doll kerap memerintahkan anak asuhnya untuk bermain dari kaki ke kaki demi menjaga superioritas penguasaan bola.
Menyitat Flash Score, Persija tercatat menguasai 59 persen penguasaan bola dalam laga ini dengan total operan 513 kali, berbanding 41 persen penguasaan bola dan 358 operan milik Arema FC.
Namun, segala superioritas itu pada akhirnya tidak berbanding lurus dengan hasil akhir. Thomas Doll pun mengkritik kondisi lapangan yang membuat Persija kesulitan memainkan gaya sepak bolanya.
"Lapangan hari ini tidak bagus. Sangat keras. Kami coba bermain sepak bola tapi itu sulit," kata Thomas Doll dalam konferensi pers pasca pertandingan, Minggu (20/8/2023).
"Mungkin untuk para pemain Arema, mereka nyaman karena selalu bertahan. Tapi kami tidak nyaman. Bola pantulannya selalu tidak bagus."
Baca Juga: Persija Gagal Tundukkan Arema FC, Andritany Tak Sesali Keputusannya yang Berbuah Gol Pertama Lawan
Lebih jauh, Thomas Doll berharap Persija Jakarta bisa mendapatkan lapangan yang bagus. Andaipun tidak bisa menggunakan Stadion GBK, dia berharap Patriot bisa diperbaiki.
"Saya hanya minta kami bisa bermain di lapangan yang bagus. Mungkin kami tidak bisa bermain di (Stadion) GBK, tapi mestinya di Patriot kami bisa bermain di lapangan yang normal," kata juru taktik asal Jerman tersebut.
Hasil ini membuat Persija Jakarta tidak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya. Sebelumnya, Macan Kemayoran ditahan imbang Borneo FC 1-1 untuk kemudian dilumat Madura United 0-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan