Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB
Ilustrasi tawuran di Jakarta. [Suara.com/Syahda]
BACA 10 DETIK
  • Polisi menangkap lima orang berinisial MF, RAT, FP, RA, dan AL yang terlibat perkelahian kelompok di Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (21/9/2026).
  • Bentrokan antarwarga antara Gang Sawo dan Gang Manggis pada Sabtu (19/9/2026) tersebut dipicu kesalahpahaman serta saling ejek saat mencari nafkah.
  • Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka, kepolisian tetap menindak tegas pelaku dan meningkatkan patroli pencegahan bersama warga sekitar.

Suara.com - Aparat kepolisian meringkus lima orang yang diduga terlibat perkelahian berkelompok antarwarga di kawasan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, usai rekaman peristiwanya beredar viral di media sosial.

“Kami amankan lima orang diduga melakukan kegiatan perkelahian berkelompok di wilayah Saharjo. Mereka diduga terlibat perkelahian berkelompok dan membawa senjata. Saat ini sudah diproses Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan,“ ujar Kapolsek Tebet AKP Ischak kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Bentrokan yang meresahkan masyarakat ini pecah pada Sabtu (19/9/2026) lalu, dengan melibatkan perselisihan antara kelompok Gang Sawo dan Gang Manggis.

Warga sekitar merasa terancam lantaran para pihak yang bertikai nekat melancarkan serangan menggunakan letusan petasan hingga hantaman senjata tumpul berupa stik golf.

Ischak membeberkan, gesekan fisik dipicu kesalahpahaman saat mengais rezeki di putaran balik kendaraan yang berujung aksi saling hina.

“Mereka mencari nafkah di situ. Mungkin ada salah persepsi, ada omongan tidak enak (saling ejek) akhirnya terjadi perkelahian berkelompok itu,“ jelasnya.

Kasubnit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha menerangkan, lima orang yang diringkus dari kedua kelompok masing-masing berinisial MF, RAT, FP, RA, dan AL.

Jejak para pelaku berhasil diidentifikasi setelah pihak kepolisian menelisik rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian dan mencocokkannya dengan video amatir yang viral.

“Perannya ada yang membawa (senjata stik golf) dan ada pula yang melakukan penyerangan. Kami dalami dan lakukan persesuaian dengan ciri-ciri di rekaman dan CCTV, serta pakaian yang dikenakan saat kejadian hingga akhirnya kami amankan,“ terang Robby.

Polisi memastikan, seluruh pelaku melakukan tindakan tersebut dalam kondisi sadar sepenuhnya karena hasil tes urine mereka negatif dari pengaruh narkotika.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menyatakan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, kepolisian tetap menggalang langkah preventif bersama warga.

“Kami lakukan upaya preventif seperti doa bersama warga untuk sama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas, berkomunikasi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, melakukan kegiatan sambang Jaga Jakarta. Kami juga melakukan preventif, seperti patroli dialogis di jam rawan perkelahian berkelompok, memberikan imbauan pada masyarakat,“ tutur Joko.

Masyarakat diminta menghentikan aktivitas nongkrong yang nirfaedah dan segera melapor ke layanan kepolisian 110 jika menjumpai gelagat gangguan keamanan di lingkungannya.

“Terakhir terkait represif, karena ini sudah menjadi upaya kamtibmas, dari Polres ataupun Polsek, kami akan tindak tegas kaitannya pelaku perkelahian berkelompok tanpa pandang bulu,“ pungkas Joko.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com