Suara.com - Melihat kisah eks penggawa Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, yang kini mampu bersinar di Liga Thailand atau Thai League bersama timnya, Bangkok United.
Persebaya Surabaya menjadi salah klub Indonesia yang terbilang cerdas dan piawai dalam mendatangkan pemain asing berkualitas di setiap musimnya.
Salah satu pemain asing hebat yang pernah didatangkan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut adalah pemain berkebangsaan Palestina, Mahmoud Eid.
Persebaya Surabaya mendatangkan Mahmoud Eid pada awal tahun 2020 lalu dari tim Swedia, Kalmar FF, dengan status bebas transfer.
Di awal kedatangannya, pemain kelahiran Swedia ini tampil moncer dengan membawa Persebaya memenangi Piala Gubernur Jatim 2020 dengan menundukkan Persija Jakarta.
Pada ajang pramusim itu, Mahmoud Eid mampu mencetak 2 gol, termasuk salah satu golnya tercipta ke gawang Persija di partai final.
Kehebatannya di pramusim sempat berlanjut di Liga 1 2020, di mana dalam dua pertandingan awal, Mahmoud Eid mampu mencetak 1 gol dan 2 assist.
Nahas, dua pertandingan itu menjadi dua pertandingan terakhirnya bagi Persebaya usai Liga 1 2020 harus dihentikan akibat pandemi Covid-19.
Karena kompetisi tak kunjung berlanjut, Mahmoud Eid sempat menyeberang ke Qatar dan Lebanon, sebelum akhirnya kembali ke Asia Tenggara pada 2021 lalu.
Tapi, Mahmoud Eid kembali ke Asia Tenggara bukan untuk membela Persebaya melainkan membela tim Thailand. Usai membela Nongbua FC, ia kini bermain bagi tim papan atas, Bangkok United.
Menggila di Thailand
Sejak kembali ke Asia Tenggara dengan berlabuh di Thailand pada 2021, Mahmoud Eid mampu tampil menggila bersama Nongbua FC dan Bangkok United.
Di Nongbua FC, Mahmoud Eid hanya bertahan selama enam bulan saja. Tapi ia mampu menciptakan 3 gol dan 4 assist dari 15 pertandingan.
Catatan itu membuatnya dipinang Bangkok United per Juli 2022. Bergabung bersama tim besar, Mahmoud Eid menunjukkan kiprah apik dengan mencetak 11 gol dan 4 assist dari 28 laga.
Berkat sumbangannya itu, Mahmoud Eid mampu membawa Bangkok United menjadi Runner Up dan berhak lolos ke Liga Champions Asia 2023/2024.
Kini, Mahmoud Eid menjalani musim keduanya bersama Bangkok United. Siapa sangka, pemain berusia 30 tahun itu tetap menunjukkan performa apik.
Mahmoud Eid mampu membuka musim keduanya dengan membawa Bangkok United menjuarai Thailand Champions Cup, di mana ia mencetak satu dari dua gol kemenangan timnya atas Buriram United.
Lalu di Liga Thailand atau Thai League 2023/2024 ini, Mahmoud Eid tampil moncer dengan menorehkan 2 gol dan 3 assist dari 3 pertandingan saja.
Berkat torehan itu, ia bersaing di papan top skor sementara dan mampu memuncaki top assist sementara Liga Thailand 2023/2024.
Dengan performanya yang konsisten di Thailand, besar kemungkinan Mahmoud Eid bisa menarik atensi klub-klub Liga 1 kembali yang bakal memboyongnya ke Indonesia di musim depan.
(Penulis: Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026