Suara.com - Tiga fakta menarik dari pelatih Turkmenistan, yakni Mergen Orazov, jelang pertarungannya dengan Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday September 2023.
Timnas Indonesia akan melakoni agenda FIFA Matchday September 2023 menghadapi negara Asia Tengah, yakni Turkmenistan, Jumat (8/9).
Duel antara dua kesebelasan itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, dan rencananya Kick Off akan dilangsungkan pada pukul 19.30 WIB.
Pertemuan ini sendiri akan menjadi pertemuan kelima keduanya. Sebelumnya, Timnas Indonesia telah berhadapan dengan Turkmenistan sebanyak empat kali di pentas internasional.
Dalam empat pertemuan itu, tim Merah Putih unggul atas tim berjuluk Emeralds itu dengan meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan satu kekalahan saja.
Meski begitu, keunggulan Head to Head ini tak menjamin Timnas Indonesia akan bisa menang mudah di duel nanti, mengingat pertemuan terakhirnya dengan Turkmenistan terjadi pada 2011 silam.
Selain itu, saat ini Turkmenistan berada di peringkat ke-138 dunia, unggul atas Timnas Indonesia yang menduduki peringkat ke-150 ranking FIFA.
Di samping itu, Turkmenistan saat ini ditukangi pelatih baru yakni Mergen Orazov, yang baru ditunjuk pada Januari 2023 lalu. Sehingga secara kekuatan dan gaya bermain, tim Emeralds sulit untuk diprediksi.
Jelang duel ini, nama Mergen Orazov pun menjadi sorotan tersendiri, mengingat latar belakangnya yang unik sebelum ditunjuk sebagai pelatih Turkmenistan.
Baca Juga: Berasa "Home Sweet Home", Ramadhan Sananta Yakin Bakal Gancor di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Berikut Suara.com sajikan fakta-fakta menarik dari sosok Mergen Orazov yang akan memimpin Turkmenistan saat menghadapi Timnas Indonesia.
1. Masih Berusia Muda
Mergen Orazov menjadi sorotan salah satunya karena usianya yang masih amat muda untuk ukuran pelatih tim nasional, yakni baru berusia 35 tahun.
Sebagai perbandingan, pria kelahiran 22 Februari 1988 ini hanya berjarak satu tahun saja dari bek sekaligus kapten Timnas Indonesia yang dipanggil untuk menghadapi Turkmenistan, yakni Fachruddin Aryanto (34 tahun).
Meski baru berusia 35 tahun, Orazov sendiri punya kiprah apik di level kepelatihan, di mana ia pernah membawa FK Ahal menjuarai Liga dan Piala Turkmenistan.
2. Mantan Pemain dan Pelatih Futsal
Berita Terkait
-
Pelatih China Taipei Sanjung Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23, Merendah untuk Meroket?
-
Alasan Shin Tae-yong Tunda Tentukan Taktik Lawan China Taipei di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
Shin Tae-yong Pastikan Pemain Abroad Gabung TC Timnas Indonesia U-23 Hari Ini, Sudah Full Skuad Nih
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana