Suara.com - Menjelang pertandingan melawan Timnas Indonesia U-23, perhatian tertuju pada salah satu pemain Turkmenistan U-23, yaitu Shamammet Hydyrow yang mengenakan nomor punggung 11.
Shamammet Hydyrow telah mendapatkan pujian dari Elkan Baggott dan Shin Tae-yong, dan dianggap sebagai pemain berpengaruh di lini serangan Timnas Turkmenistan.
Pemain berusia 22 tahun ini menjadi fokus perhatian dalam pertandingan tersebut.
Hydyrow, pemain berusia 22 tahun dari Timnas Turkmenistan U-23 dan klub Kopetdag Asgabat, menjadi pemain kunci di lini serang.
Ia mencetak tiga gol dalam pertandingan melawan Taiwan pada matchday pertama Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, membantu Turkmenistan meraih kemenangan 4-0.
Timnas Indonesia harus waspada terhadap kemampuan Hydyrow, dan mengatasi ancamannya akan meningkatkan peluang Indonesia untuk meraih kemenangan dan melaju ke Piala Asia U-23.
Shin Tae-yong dan Elkan Baggott Berkomentar
Kedua sosok ini memberikan komentar mengenai pemain tersebut, lantas apa katanya?
“Pemain nomor 11 punya skill yang sangat baik. Selain itu, beberapa pemain depan milik Turkmenistan juga punya kualitas yang cukup baik. Kami hanya tinggal mengantisipasinya saja. Jangan sampai kita lengah,” ucap pelatih Shin Tae-yong.
"Mereka mempunyai pemain berbahaya nomor sebelas yaitu Shamammet Hydyrow. Jadi, kami harus waspada dan hati-hati ketika melawan mereka," kata Elkan Baggott.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan