Suara.com - Pelatih Arema FC Fernando Valente mengatakan dirinya masih buta soal kekuatan Persita Tangerang jelang bertemunya kedua tim pada pekan ke-12 BRI Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (16/9/2023).
Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Sabtu (16/9/2023), Fernando menjelaskan dirinya tidak tahu cara permainan Persita Tangerang karena baru saja mengangkat pelatih anyar Divaldo Alves.
Fernando menjelaskan dirinya hanya mengetahui jika pelatih anyar Persita Tangerang tersebut merupakan orang Portugal, satu negara dengan dirinya.
"Normalnya saya selalu mencoba mencari tahu bagaimana lawan kita bermain. Semua orang juga sudah tahu bahwa Persita mengganti pelatihnya dan saya sangat senang orang Portugal juga," ujar Fernando.
Meskipun begitu, Fernando cukup optimistis Arema FC bisa mendapatkan kemenangan pada pertandingan tersebut dan membuat mereka keluar dari zona degradasi.
Tambahan tiga poin dapat mengeluarkan Jayus Hariono serta kolega keluar dari zona degradasi setelah selama 11 pekan terakhir berada di posisi tiga terbawah.
"Saya berharap bisa memberikan pertandingan yang bagus. Tentu kami punya ambisi untuk mendapatkan tiga poin," ungkap Fernando.
"Dan semua orang tahu, kalau kami butuh tiga poin. Di sepak bola tim harus fokus dalam mencetak gol. Berapapun skornya, yang penting kami harus menang," sambungnya.
Sementara itu kiper Arema FC Julian Schwarzer Garcia mengatakan dirinya telah menjalani persiapan yang cukup dan ia bertekad untuk membawa tim meraih kemenangan ketiganya.
"Saya telah mempersiapkan diri dalam latihan. Kami sudah memenangkan pertandingan dan kami akan mencari lagi. Kami membutuhkan kemenangan ketiga," tutur Julian.
Saat ini Arema FC berada di posisi ke-16 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan raihan sembilan poin dari 11 pertandingan, hanya terpaut satu poin dari Persita Tangerang di peringkat 15.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Bandung Jamu Persikabo 1973 Tanpa Beckham Putra dan Alberto Rodriguez
-
Jadwal dan Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini, Ada Persib vs Persikabo 1973 Hingga Persis Solo vs PSIS Semarang
-
Leonardo Medina: Bukan Cuma Derbi Kontra PSIS Semarang, Persis Solo Harus Menangi Tiap Pertandingan!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan