Suara.com - Borneo FC Samarinda kembali meraih kemenangan usai menundukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (25/9/2023) malam di pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024.
Gol satu-satunya pada pertandingan tersebut dicetak oleh Leo Lelis melalui eksekusi penalti pada menit 82.
Sejak menit awal kedua tim bermain saling menyerang, keagresifan Borneo FC mampu diladeni dengan pressing tinggi PSM. Meskipun pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengaku di babak pertama pemain sempat grogi dan membuat kesalahan.
“Setelah 30 menit, kami melihat pertandingan mulai berubah dan kami bermain dominan, dan babak kedua kami tampil baik dan pantas memenangkan pertandingan,” ujar pelatih asal Belanda ini seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Selain itu dia juga berhasil menyusun komposisi pemain dalam dua laga terakhir. Dia menganggap, sepak bola merupakan permainan yang tidak bisa diprediksi. Siapa yang bermain bagus akan bermain bagus di laga selanjutnya.
“Kita tak pernah tahu, tapi kita harus mencari tahu. Sebagai pelatih, saya mempunyai pengalaman untuk mengetahui bahwa kami harus memberikan kepercayaan diri kepada pelatih. Kami harus membiarkan mereka bermain dan membuat kesalahan. Ini tugas saya, membangun tim,” tutur Pieter Huistra.
Selanjutnya, Borneo FC akan berhadapan dengan Madura United yang berada di puncak klasemen Liga 1. Tentu akan menjadi catatan tersendiri bagi pelatih asal Belanda tersebut.
“Setiap laga sangatlah berharga. Kami ingin menang. Pertandingan melawan PSM ini akan menjadi evaluasi kembali bagi pemain saya,” tandasnya.
Tambahan tiga poin Borneo FC menempel ketat pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1 2023/24. Kini tim Pesut Etam berada di posisi ke-2 dengan perolehan 25 poin, selisih dua poin dari Madura United.
Sedangkan PSM belum beranjak dari papan tengah, yakni berada di posisi ke-9 dengan perolehan 18 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey