Suara.com - Timnas Indonesia U-24 siap menghadapi tantangan besar saat mereka melangkah ke babak 16 besar Asian Games 2023. Media Vietnam, Bongdaplus, telah memberikan penilaian bahwa lawan yang akan dihadapi oleh tim Garuda Muda ini adalah Uzbekistan, sebuah tim yang dinilai sangat kuat dalam kompetisi ini.
Klaim mengenai kekuatan Uzbekistan tersebut diungkapkan oleh Bongdaplus dalam salah satu pemberitaan mereka.
Media ini secara khusus membahas perjalanan tim-tim wakil Asia Tenggara yang berhasil melangkah ke fase gugur dalam turnamen prestisius ini.
Pertandingan babak 16 besar nanti akan menempatkan Thailand, salah satu tim perwakilan Asia Tenggara lainnya, dalam pertarungan melawan Iran.
Thailand mendapatkan tiket ke babak ini setelah melewati fase grup, meskipun Vietnam harus menelan kekalahan telak 4-0 dari Iran.
Di sisi lain, Timnas Indonesia U-24 berhasil lolos ke babak 16 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik dan akan menghadapi Uzbekistan di Shangcheng Sports Centre Stadium, Hangzhou, pada tanggal 28 September mendatang.
Perjalanan tim-tim Asia Tenggara ini di babak 16 besar sangat diwarnai oleh pertemuan dengan lawan-lawan yang dinilai sangat kuat dan berpotensi menjadi kandidat peraih medali emas dalam turnamen ini, demikian yang dilansir oleh Bongdaplus.
Timnas Indonesia U-24 sendiri akan memasuki pertandingan kontra Uzbekistan dengan catatan permainan yang belum begitu mengesankan selama fase grup. Di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, tim ini hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.
Awalnya, Timnas Indonesia U-24 memulai perjalanan mereka di fase grup dengan kemenangan 2-0 atas Kirgistan. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus karena mereka kalah dengan skor tipis 0-1 dari Taiwan dan 0-1 juga dari Korea Utara.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Uzbekistan Jelang Bentrok di 16 Besar Asian Games 2022
Meskipun catatan ini tidak terlalu memuaskan, Timnas Indonesia U-24 tidak akan merasa inferior. Hal ini karena catatan permainan Uzbekistan juga tidak begitu mendominasi, hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 dan 2-1 dalam dua pertandingan mereka melawan Hong Kong selama fase grup.
Untuk memperkuat daya gedor tim, Timnas Indonesia U-24 akan mengandalkan kehadiran Ramadhan Sananta, seorang penyerang yang bermain untuk Persis Solo.
Keberadaannya diharapkan dapat memberikan tambahan tenaga bagi tim yang perlu meningkatkan performa mereka setelah fase grup yang cukup menantang dalam Asian Games 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions