Suara.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir meminta agar suporter Madura United FC, yakni K-Conk Mania, bisa menjadi pelopor perdamaian antar-suporter pada putaran final Piala Dunia U17 FIFA 2023 yang pembukaannya akan digelar 10 Oktober 2023 ini.
"K-Conk Mania harus menjadi pelopor perdamaian antar-suporter di seluruh Indonesia, apalagi sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah piala dunia U-17. Mari tunjukkan persaudaraan antar-suporter," katanya saat bertemu dengan Presiden Klub Suporter Madura United dalam acara silaturrahim bersama perwakilan ulama Madura di Pondok Pesantren Ibnu Kholil, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (29/9/2023).
K-Conk Mania merupakan satu dari empat suporter klub sepak bola berjuluk 'Laskar Sape Kerrap' itu. K-Conk Mania merupakan suporter yang berbasis di Kabupaten Bangkalan. Tiga suporter lainnya masing-masing Trunojoyo Mania di Kabupaten Sampang, Taretan Dhibi' di Kabupaten Pamekasan dan Pecot Mania di Kabupaten Sumenep.
Erick meminta agar insiden pemukulan yang menimpa Media Officer Madura United saat konferensi pers oleh oknum suporter pada laga tandang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman tidak menjadi konflik berkepanjangan.
"Oknum itu sama dengan kita, juga manusia biasa, mari saling memaafkan. Tetapi yang jelas insiden semacam itu tidak bisa dibiarkan, kami akan tetap memprosesnya," ujar Erik seperti dimuat ANTARA.
Sementara Presiden K-Conk Mania, Jimhur Saros menjelaskan pihaknya memang selalu menekankan pada suporter klub sepakbola berjuluk 'Laskar Sape Kerrap' itu menjunjung tinggi perdamaian dan persaudaraan.
"Perbedaan dukungan itu sudah biasa, rivalitas suporter itu hanya 90 menit, selebihnya kita merupakan saudara. Tim yang kita dukungan kalah atau menang, tidak menjadi masalah, jangan sampai menimbulkan perpecahan," katanya dihadapkan ketua PSSI.
Dalam kesempatan itu, Jimhur juga menuturkan, bahwa insiden sebagaimana terjadi di Sleman bukan pertama kali terjadi. Namun, pihaknya tetap tindakan tidak terpuji oknum suporter lain sebagaimana di Stadion Manguwoharjo itu yang terakhir dan tidak terulang lagi di masa-masa yang akan datang.
"Perwakilan dari PSS Sleman tadi malam ke sini untuk meminta maaf atas insiden itu, kami terima dengan baik dan memfasilitasi. Tetapi, insiden itu harus ditindaklanjuti oleh bapak ketua PSSI, jangan sampai kejadian semacam itu terulang," pinta Jimhur Saros.
Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 Pekan ke-14 Lengkap: Ada Super Big Match Madura United vs Borneo FC
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Coventry City Dikabarkan Incar Gelandang Man United usai Promosi ke Premier League
-
Villas-Boas Bawa Porto Juara Liga Portugal, Kalahkan Tim Asuhan Jose Mourinho
-
Sir Alex Ferguson Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Michael Carrick Buka Suara usai Antarkan Manchester United ke Liga Champions
-
Kata Kobbie Maino Soal Man United Segel Tiket Liga Champions Usai Tumbangkan Liverpool
-
Pelatih Persiku Doakan Persipura Jayapura Promosi ke Super League
-
Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Sassuolo Tumbangkan 10 Pemain AC Milan 2-0, Jay Idzes Alami Cedera
-
Manchester United Bungkam Liverpool 3-2 dan Kunci Tiket Liga Champions