Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir merasa yakin masyarakat pecinta sepak bola di Surabaya akan mendukung Piala Dunia U-17 di 2023 yang akan berlangsung di empat kota, salah satunya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 10 November 2023.
"Kami sebagai panitia lokal sudah mengusulkan FIFA seperti tidak keberatan nanti kita lihat aja, rahasia. Saya yakin masyarakat pecinta sepak bola di Surabaya akan mendukung," ucap Erick saat ditemui usai kegiatan "Rek Ayo Rek Dolen Karo Pak ET" di Surabaya, Sabtu (30/9/2023).
Oleh karena itu, lanjutnya, segala persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 menjadi hal penting, termasuk para penggawa Timnas U-17 yang akan berlaga di Surabaya.
"Memang persiapan ini penting karena kami juga ingin prestasi dalam penyelenggaraan diiringi dengan prestasi timnasnya juga, paling tidak lolos fase Grup A, tapi kami juga tidak tahu hasilnya. Siapa tahu bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mengupayakan akan menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal di masing-masing stadion yang menjadi arena Piala Dunia U-17.
"Nanti kami akan diskusikan Minggu depan, bagaimana persiapan acara di masing-masing tempat pertandingan, saya belum bisa katakan. Tapi kami akan lakukan itu," katanya.
Tak hanya itu, dari sisi wasit, FIFA juga memanggil tiga wasit dari Indonesia yakni Thoriq Alkatiri, Aprisman Aranda, dan Yudi Nurcahya.
"Itu juga komitmen dari FIFA bagaimana tidak hanya penyelenggaraan dan prestasi sepak bola, tetapi juga sumber daya manusia perwasitan juga diberi kesempatan agar ada peningkatan kualitas," tuturnya.
Dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 sudah ada pranata pendukung untuk video assistant referee (VAR) yang ke depannya diperuntukkan pada Liga 1 Indonesia.
"Februari besok Liga 1 Indonesia rencananya sudah pakai VAR, kalau di Piala Dunia besok lihat saja nanti karena keputusannya dari FIFA," kata Erick.
Di sisi lain, perwakilan tim kreatif di bawah arahan Creative Director Wishnutama menyiapkan tampilan atraksi pertunjukan pada upacara pembukaan Piala Dunia U-17 yang digelar di Stadion GBT Surabaya pada 10 November.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati sebelumnya mengatakan, perwakilan dari salah satu tim kreatif melakukan pemetaan area untuk mengatur pelaksanaan pembukaan.
"Baik dari atraksi, panggung utama, lampu, artis, dan sebagainya. Serta tempat dan ruang mana saja yang bisa dimanfaatkan untuk aktivitas mereka," kata dia.
Oleh sebab itu, Wiwiek memastikan bahwa secara keseluruhan Pemkot Surabaya telah siap menyambut Piala Dunia U-17. Sarana dan prasarana Stadion GBT pun siap digunakan sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-17 pada 10 November, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Bima Sakti Berpesan kepada Pemain usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dalam Laga Uji Coba
-
Hasil Sidang Komdis PSSI: Persija Kena Teguran Buntut Insiden Bali United, PSS Sleman Dihukum Berat
-
Erick Thohir: K-Conk Mania Harus Jadi Pelopor Perdamaian Suporter di Indonesia
-
Indra Sjafri Diminta Loloskan Timnas Indonesia, Kapan dan Di mana Piala Dunia U-20 2025?
-
Bekerja Senyap, PSSI Naturalisasi 3 Pemain Baru? Intip Sosoknya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang