Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membongkar alasan terkait pemanggilan Sandy Walsh dan Marselino Ferdinan untuk laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kendati kedua pemain disebut mengalami cedera.
Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam dalam dua leg play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 12 dan 17 Oktober 2023.
Sandy Walsh dan Marselino Ferdinan menjadi dua dari 26 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk menghadapi event penting itu.
Meski demikian, pemanggilan kedua pemain yang kini berkiprah di Belgia tersebut sempat menimbulkan tanda tanya, lantaran adanya isu cedera yang menyertai.
Sandy Walsh sempat mengalami cedera di bagian kepala saat memperkuat klubnya KV Mechelen. Bahkan, sang pemain disebut-sebut gegar otak ringan.
Sementara Marselino mengalami cedera hamstring pasca memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 pada 6-12 September lalu.
Cedera itu membuatnya tak masuk daftar pemain KMSK Deinze dalam tiga laga terakhir.
Shin Tae-yong mengaku sudah mengecek kondisi kesehatan keduanya berkali-kali. Alhasil, menurutnya tidak ada masalah keduanya gabung Timnas Indonesia.
"Saya panggil Marselino dan Sandy karena kami sebelumnya sudah cek (kondisi mereka) beberapa kali dan ya untuk TC (training camp) tidak ada masalah," kata Shin Tae-yong di lapangan A Senayan, Jakarta.
Baca Juga: Sempat Gegar Otak Tak Buat Semangat Sandy Walsh Surut Bela Timnas Indonesia
Keputusan Shin Tae-yong berbeda untuk Jordi Amat dan Yance Sayuri. Dua pemain ini diminta pelatih asal Korea Selatan itu beristirahat terlebih dahulu.
Jordi cedera ketika bermain untuk Johor Darul Ta'zim (JDT) di laga kedua Grup I Liga Champions Asia 2023/2024 kontra BG Pathum United, Selasa (3/10/2023).
Sementara Yance sudah cedera sejak lama, tetapi belum lama ini justru diturunkan PSM Makassar dalam laga melawan Madura United, Minggu (8/10/2023).
"Mereka disiapkan untuk bulan November (jika Timnas Indonesia lolos babak kedua). Dan memang harus fokus untuk terapi," pungkas Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Brunei Bikin Rafael Struick Penasaran, Shin Tae-yong dan Rekan Setim Sampai Dilibatkan
-
Target Sandy Walsh Antar Timnas Indonesia Setara Vietnam hingga Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Marc Klok Minta PSM Makassar Ngaca usai Pecat Wiljan Pluim: Semua Klub Harus Profesional
-
Hasil Kualifikasi Piala Asia Futsal 2024: Timnas Indonesia Tahan Afghanistan Secara Dramatis
-
Sempat Gegar Otak Tak Buat Semangat Sandy Walsh Surut Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan