Suara.com - Pemain bintang PSIS Semarang, Gali Freitas ternyata absen membela Timor Leste dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia malah berlatih di tim Laskar Mahesa Jenar ketika jeda internasional.
Timor Leste melawan Chinese Taipei di babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 202. Usut punya usut, nama bomber PSIS Semarang Gali Freitas malah absen.
Padahal Gali Freitas merupakan salah satu pemain terbaik di Timor Leste. Sayangnya ia tidak dipanggil ke tim berjuluk Matahari Terbit.
Absennya Gali Freitas yang lebih memilih bertahan di PSIS Semarang itu diungkap oleh Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL). Menurut mereka winger muda ini tak bisa gabung dua minggu sebelum laga.
Hal tersebut adalah permintaan sang pelatih Park Sun-tae. Gali tidak bisa gabung lebih cepat karena ia harus membela PSIS Semarang di BRI Liga 1.
Bukan hanya Gali Fritas, ada tiga pemain abroad Timor Leste, Mouzinho, John Frith, dan Zenivio Mota yang absen kaena masalah yang nyaris sama.
"Gali Freitas berain terakhir kali untuk PSIS pada 6 Oktober melawan RANS Nusantara FC. Berdasarkan pelatih Park Sun-tae, pemain harus bergabung dengan dua tim 2 pekan sebelum laga pertama," tulis laporan FFTL dikutip dari unggahan Facebook resmi.
"Permintaan ini membuat sulit FFTL untuk memasukkan pemain ke tim. Bagaimanapun, pelatih memutuskan tidak memasukkan pemain ini (Gali), meski FFTL menyatakan meek abisa menyusul ke Taiwan gabung dengan rekan setimnya," imbuhnya.
Tanpa Gali Freitas, Timor Leste dihajar 0-4 atas Chinese Taipei. Hasil laga ini membuat mereka susah untuk lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Tap Tap! 2 "Langkah" Timnas Indonesia Bakal Jebol Pertahanan Brunei Darussalam di Leg Kedua
Apalagi nasib pelatih Timor Leste, Park Sun-tae akan ditentukan setelah Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak pertama ini.
Tag
Berita Terkait
-
Gawat Gali Freitas dan Bos Borneo FC Saling Follow di Instagram, Pertanda Mau Dibajak dari PSIS Semarang?
-
Terpilih Jadi MOTM Saat PSIS Lawan Barito Putera, Gali Freitas Minta Diteraktir Sate
-
Aksi Pemain PSIS Semarang Makan Donat Jadi Sorotan Netizen: Pola Makan Berantakan
-
Menjadi Ayah Muda, Ini Potret Lucunya Anak Pertama Gali Freitas: Masuk Usia 2 Bulan
-
Fenomenal Bareng PSIS, Mungkinkah Gali Freitas Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?